Bupati:Masjid Harus Tetap di Buka,Camat Sakra Respon Cepat




Suaraselaparang-Mengacu pada hasil rapid test yang sudah dilaksanakan baik yang berbasis pasar,masjid maupun yang berbasis ASN yang hasilnya hanya 2 orang yang suhu badannya diatas 37° dan ketika dirapid test hasilnya negatif covid-19 maka Bupati Lombok Timur HM.Sukiman Azmy menghimbau agar masjid tetap dibuka mulai besok,namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti yang sudah dianjurkan sebelumnya.

Bupati juga menghimbau agar semua Camat se-kabupaten lombok timur agar turun langsung ke tiap Desa,Dusun dan Masjid untuk dapat mensosialisasikan pencegahan covid-19 agar masyarakat terhindar dari covid-19 ini.Selain itu Bupati juga berharap agar para kadus atau kawil termasuk RT untuk berperan penting pada masjid diwilayah masing-masing dengan mempersiapkan tempat cuci tangan,hansanitizer dan lain sebagainya guna mencegah penularan coronavirus covid-19 dilombok timur.

Menindak lanjuti himbauan Bupati tersebut,Camat Sakra Ahmad Subhan yang sekaligus selaku ketua Tim Gugus Tugas Kecamatan segera menginformasikan kepada semua Kepala Desa se-kecamatan Sakra bahwa Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19 Kabupaten Lombok Timur akan melaksanakan Rapid Test Berbasis Masjid tahap II,  pada hari Jumat (29/05/20)  pukul 11.30 sampai selesai bertempat di 276 Masjid. 1 Masjid Kabupaten , 21 Masjid Kecamatan dan 254 Masjid Desa atau kelurahan.untuk Kecamatan Sakra ditetapkan 12 Lokasi Masjid (Satu masjid kecamatan yakni Masjid besar As-syakirin Sakra dan lainnya masjid jami' desa masing-masing) sebagaimana telah dilaksanakan pada hari Jum'at yang lalu.

Subhan menjelaskan bahwa pelaksanaannya sama dengan hari Jumat 22 Mei yang lalu ditambah dengan mengundang Para Kadus atau Kawil.dan bagi desa yang memiliki lebih dari satu masjid agar mengundang pula satu orang pengurus masjid lainnya yang ada di wilayah desa  masing-masing,jelasnya.

Subhan menambahkan Kehadiran para Kadus atau Kawil dan pengurus masjid lainnya yang diundang tersebut dimaksudkan untuk mensosialisasikan pelaksanaan jum'atan nantinya di tempat masing-masing ketika situasi dan kondisinya sudah memungkinkan.

Lebih lanjut Camat Subhan menerangkan,Berkenaan dengan hal tersebut,diminta kepada  Kepala Desa bersama Pengurus Masjid lokasi Rapid Test yang telah ditetapkan untuk menyiapkan pelaksanaannya agar dapat berjalan tertib dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan cegah Covid-19,terangnya.

Adapun personil yang akan melakukan Rapid Test Berbasis Masjid adalah dari Tenaga Kesehatan pada Puskesmas Sakra masing-masing 2 ( dua ) orang yang mendapat surat penugasan dibantu pengurus masjid yang telah dilatih sebagaimana pelaksanaan pada Jum'at yang lalu.(anas)
Previous Post Next Post

Adsense