Mahasiswa Merana Kuliah online dan UKT Tak Di Potong, Ketua Koorwil 1 BEM NTB Raya Angkat Bicara


Mataram, Suaraselaparang, Sejak Pandemi Covid-19 ini melanda Indonesia termasuk NTB, Memaksa seluruh perguruan Tinggi di NTB menerapkan kuliah online (dearing). Namun kebijakan ini justru menuai berbagai keritikan dari seluruh Mahasiswa di NTB, karena kebijakan ini di anggap sangat merugikan Mahasiswa.

Hal itu disampaikan oleh Irfan Kilat selaku Ketua Koorwil 1 BEM NTB Raya kepada suaraselaparang Kamis (18/06). Yang dimana BEM NTB Raya ini sendiri menghimpun seluruh BEM Perguruan Tinggi yang ada di NTB. Irfan menjelaskan bahwa kuliah online (Dearing) ini sangat membuat Mahasiswa merana karena terbatasnya akses Internet yang tidak merata, kuota, dan pemahaman Mahasiswa yang minim, Selanjutnya belum lagi terbatasnya kebebasan dari Mahasiswa untuk bertanya kepada dosen terhadap hal-hal yang belum dipahami, jelas ini akan menjadi pemicu akan kurang efektifnya perkuliahan dibandingan dengan kuliah manual (langsung).

Irfan menilai kalau kuliah online ini hanya berbicara satu objek saja, yang dimana Mahasiswa dibebani dengan tugas dan hanya bisa mengikuti arahan dosen artinya Mahasiswa tidak memilik ruang yang luas sebagaimana mestinya posisi seorang Mahasiswa sebenarnya.

Belum lagi yang membuat Mahasiswa semakin merana adalah dengan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang tinggi ditengah terpuruknya perekonomian orang tua akibat pandemi Covid-19, yang dimana seharusnya ada keringan dari pihak kampus di NTB akan UKT tersebut mengingak kondisi ekonomi orang tua Mahasiswa yang semakin memburuk. Kaluapun sejauh ini ada beberapa kampus yang memberikan keringan UKT namun begitu banyak persyaratan yang mesti dipenuhi bahkan tidak bisa dijangkau membuat Mahasiswa enggan akan hal tersebut "Tegasnya.

Irfan juga menganggap Kalaupun hari ini sudah ada beberapa kampus yang sudah memulai menerapkan New Normal justru akan memperparah keadaan Mahasiswa, karena di hawatirkan akan terjadi penularan virus tanpa sadar dari satu Mahasiswa ke Mahasiswa lainnya, yaa walaupun mngikuti protokol Covid-19 tetap di khawatirkan akan penularannya "Pungkasnya.

Harapannya jangan dulu diterpakan New Normal pada tiap-tiap kampus, lebih baik tetap kuliah online (dearing) saja untuk saat ini dengan catatan tiap-tiap kampus memberikan palayanan kuota gratis Ke Mahasiswa dan akses internet yang memadai juga agar dilakukan pemotongan UKT kepada Mahasiswa mengingak keadaan perekonomian orang tua yang memburuk "Tutupnya.
(Ss-04)
Previous Post Next Post

Adsense