New Normal, Sekolah-sekolah di Lombok Timur Pakai Sistem Shift




Selong, SUARASELAPARANG -Memasuki masa new normal akibat pandemi Covid-19, atau tatanan hidup baru di sektor pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur berencana membuka kegiatan belajar mengajar secara langsung, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, termasuk membatasi jumlah murid di dalam satu kelas dengan membaginya menjadi dua shift.

Kepala Bidang (Kabid) SMP, Drs. Usman, M.Pd menyampaikan bahwa hal itu sudah sesuai dengan perintah dari Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy.
"Pak Bupati memerintahkan sekolah-sekolah untuk dibuka, dengan tetap memperhatikan standar protokoler kesehatan covid-19, kita juga merencanakan siswa masuk secara bergantian per shift," lanjut Usman.

Menurut Usman, nantinya jumlah siswa akan dibatasi di setiap kelas maksimal 50% siswa dari jumlah keseluruhan. Jam belajar pun dibatasi per-shift maksimal 3 jam, dan pihak sekolah wajib menyiapkan fasilitas sanitasi, masker dan thermogun.

"Kita sudah memerintahkan kepada semua kepala sekolah agar menyiapkan pengadaan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan thermogun. Sebelum anak-anak masuk sekolah mereka diperiksa dulu suhu tubuhnya oleh guru," tandas Usman.

Selanjutnya, Usman menjelaskan bahwa untuk tahun ajaran baru di masa pandemi ini sangat situasional, oleh karenanya Dikbud Lombok Timur juga tetap berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten untuk terus melakukan pemantauan di lapangan.

Selain itu, ijin orang tua kepada siswa yang akan masuk sekolah menjadi bahan pertimbangan. Karena jika sebagian orang tua siswa tidak memberikan ijin kepada anaknya untuk masuk sekolah, maka pihak sekolah maupun Dikbud tidak boleh memaksa,"Karna itulah,kita sudah memberikan formulir ijin orang tua," pungkasnya. (SS-01)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense