Pemuda Toya Adakan Aksi Masa Tuntut Transparansi Data



AIKMEL, SUARASELAPARANGSejumlah Aksi Protes yang di lakukan di beberapa desa di kabupaten Lombok Timur menuntut transparansi data penerima bantuan yang di gelontorkan oleh Pemerintah kepada masyarakat melalui Desa. Kali ini di lakukan oleh Pemuda Desa Toya Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur selasa (16/06)

Dalam orasi nya Burhanudin selah satu perwakilan aksi, Menyampaikan banyak sekali di temukan data Penerima yang dobel baik itu, PKH , BPNT , BST, BLT DD, JPS Gemilang dan JPS APBD maka dari itu Pemuda minta Pihak Desa segera memeriksa kembali data tersebut.

Burhanudin juga meminta Pihak Desa Lebih transparansi terkait Data Penerima Bantuan dengan cara menempel data nama - nama penerima supaya masyarakat bisa melihat sapa saja yang mendapat kan bantuan tersebut. dan pihak desa memberi Sub Copy supaya data tersebut bisa di tempel di tempat - tempat umum 

Ia juga meminta Pemdes segera menuntaskan permasalahan air bersih tanpa harus ada pengutan kepada masyarakat , dan meminta penjelasan Pemerintah Desa dasar hukum penjualan tanah milik Negara yang di Dusun Pertemuan (Lendang Manto) dan tanah penyangga mata air yang ada di Aik Lomak.

Selanjutnya Kepala Desa Toya Hanah memberikan Penjelasan Kepada para Pemuda yang hadir pada Saat itu bahwa masyarakat Desa Toya masih ada yang belum terakomodir tapi pihak Desa Sudah mengusulkannya

‘’Saya akui sekitar 590 Kepala Keluarga yang ada di Desa toya ini belum mendapatkan bantuan sosial tersebut, oleh karna itu saat ini kita sudah mengajukan nama-nama masyarakat kita yang belum mendapatkan bantuan tersebut agar mereka juga dapat semuanya, kecuali ASN, TNI/Polri,” Ucapnya

Desa Toya memiliki sembilan dusun dengan jumlah 2.681 Kepala Keluarga , dan rincian yang mendapatkan bantuan adalah:
PKH sebanyak 644 KK, Program BPNT sebanyak 139 KK, Program BST sebanyak 379 KK, BLT DD sebanyak 381 KK, JPS Gemilang sebanyak 131 KK, dan JPS APBD II Kabupaten Lombok Timur sebanyak 452 KK, sedangkan yang belum dapat sama sekali sebanyak 590 Kepala Keluarga.

Untuk masyarakat yang mendapatkan bantuan dobel sekitar 30 orang, akan tetapi masyarakat yang mendapatkan dobel disuruh memilih salah satu dari bantuan tempat mereka dobel dan akan dialihkan kemasyarakat yang belum mendapatkan bantuan sosial.
(Spesial for ss)

Previous Post Next Post

Adsense