Gapura Ponpes Dhia’ul Fikri Dirusak, TGH Gunawan Ruslan Lc Siap Bawa Pelaku ke Meja Hijau




Sukarara, SUARASELAPARANG - Gapura Ponpes Dhia’ul Fikri di Dusun Ranggem, Desa Sukarara, Kecamatan Sakra Barat dirusak sampai berkeping-keping oleh oknum warga Sukarara berinisial ‘S’, Senin (08/06).

Kepada suaraselaparang Pimpinan Pondok Pesantren Dhia’ul Fiqri TGH Gunawan Ruslan Lc, menerangkan peristiwa itu terjadi sekitar bakda maghrib, pukul 18.30 WITA.  Beliau juga menyebut, pelaku secara sengaja melakukan aksinya menggunakan alat berat jenis excavator milik saudaranya berinisial ‘T’ yang merupakan pemilik salah satu CV penambangan batu di wilayah Sukarara.

Pentolan Partai Gelora ini pun mengaku telah menunjuk pengacara dan telah siap meneruskan kasus tersebut ke meja hijau. Karena sebelumnya menurut beliau, kasusnya bukan hanya soal pengerusakan ini saja, namun ada banyak kasus lain yang menyebabkan aktivitas Ponpes dan warga sekitar sangat terganggu.  

"Pelaku memiliki banyak masalah, sebelumnya pelaku mendatangkan batu dari luar, kemudian dipecah  di lokasi yang cukup dekat dengan Ponpes dan perkampungan warga sehingga membuat warga tidak nyaman," ungkap TGH Ruslan.

Di tempat yang berbeda, Ketua DPD II KNPI LOTIM Habiburrohaman mengecam pengerusakan gapura Pesantren Dhia’ul Fikri  karena pesantren merupakan salah satu tempat anak - anak bangsa di didik dan menuntut ilmu dengan alasan apapun

"Hentikan perkusi dan tindakan kekerasan dalam dunia pendidikan. Sebab insiden ini sangat memilukan terutama di dunia pendidikan" tegas Habiburohman.

DPD KNPI LOTIM  juga meminta para pihak untuk melindungi dunia pendidikan dan memastikan iklim di dalamnya kondusif serta meminta kasus ini diusut tuntas. Sebab selain efek dari pengerusakan secara fisik, psikologi santri sebagai generasi penerus bangsa juga terganggu dan dapat mempengaruhi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) nya. (arul/ss)
Previous Post Next Post

Adsense