TPQ Tzkirotul Hijrah NW Wadah peradaban dan penerang Ummat


 

Suaraselaparang - Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Tazkirotul Hijrah NW merupakan salah satu wadah peradaban ummat yang dinanti-nantikan sejak dahalu, TPQ yang berada di Dusun Rungkang Barat, Desa. Gelora, Kec. Sikur ini sudah berdiri sejak tahun 2017 lalu.


Namun siapa sangka ternyata TPQ ini sudah melewati banyak sekali proses hingga terbentuk dan keberadaannya menjadi sorotan masyarakat saat ini. Pada awal terbentuknya Lembaga ini sekitar tahun 2015 bernama Muzakaroh Darul Ulum dengan peserta 47 orang, tujuan awalnya adalah sebagai lembaga bimbingan belajar (bimbel) untuk siswa/siswi kelas 2 dan 3 SMA/MA yang notabenenya bergelut pada bidang MIPA.



Seiring berjalannya waktu pada tanggal 6 April 2016 Muzakaroh Darul Ulum ini mulai beraktivitas di salah satu musholla di Desa Gelora dengan Mengkhususkan bimbingan belajar (bimbel) pada pelajaran Agama yang ditargetkan untuk para pemuda dan pemudi, tidak disangka ternyata animo dari masyarakat cukup bagus terbukti dengan banyaknya peserta yang ikut dan bervariasi dari tingkat anak-anak sampai yang dewasa. Sehingga diputuskan untuk membuat TPQ dengan nama TPQ Darul Ulum yang saat itu bertempat di musholla dengan jumlah Santri dan santriwati 63 orang yang tidak terdaftar di Kementrian Agama saat itu. 

 

Seperti kata pepatah, "semakin tinggi pohon menjulang maka semakin kencang angin yang menerpanya" begitulah yang terjadi pada TPQ darul Ulum semakin hari jumlah murid yang masuk semakin banyak,  disaat yang bersamaan pula terjadi pro kontra di masyarakat yang mempertanyakan keberadaan Lembaga ini dengan latar belakang masalah yang bermacam-macam, 7 bulan berjalannya TPQ Darul Ulum, akhirnya pada tahun 2017 program bimbingan belajar (bimbel) yang berjalan 3 tahun resmi diubah menjadi program yang khusus mengkaji ilmu-ilmu agama,  sehingga pada tanggal 2 Februari 2017 berubah nama menjaditazkirotul Hijrah.

 

Saat ini TPQ Tazkirotul Hijrah menjadi salah satu Lembaga non pemerintah yang tengah menjadi sorotan masyarakat, terutama masyarakat Desa Gelora terkait dengan banyaknya perestasi-prestasi yang diraih dalam ajang lomba-lomba baik di tingkat Lembaga TPQ hingga tingkat Desa, pola Pendidikan pesantren modern di adopsi TPQ Tazkirotul Hijrahdengan pola pembagian kelas yang beragam baik dari kelas Mudzakaroh, Iqro', dan Mubtadi' membuat TPQ ini semakin maju pesat baik dalam penguasaan ilmu agama hingga di didik menjadi seorang penghafal Al-Qur'an. Selain itu Peran penting yang di Contohkan dalam TPQ ini adalah mendidik semua santri dan santriwati dengan menanamkan karakter keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT tanpa harus melihat dan membedakan latar belakang satu sama lainnya. 

 

Sayangnya terkadang kegiatan Mengaji dan belajar mengajar di TPQ ini sering terhambat oleh faktor bangunan dan ruang belajar yang terbatas dan minim dengan jumlah murid hampir ratusan. Sehingga  membuat para asatiz dan asatizah harus membagi waktu dan kelas yang berbeda-beda dalam kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

 

Sehingga harapan kedepannya akan semakin banyak mayarakat dan pemerintah  setempat yang antusias, memperhatikan, dan berpartisipasi dalam pembangunan serta kemajuan TPQ Tazkirotul Hijrah baik dalam bentuk jasa, pikiran, hingga materi. Sebab ini bukan hanya berbicara perosalan aset dunia melainkan aset yang lebih pokok dan utama yaitu aset akhirat kita.



Previous Post Next Post

Adsense