EF Lotim Beri Atensi,Operasi Kembar Siam Anaya dan Inaya Direncanakan Awal 2021


Selong,Suaraselaparang-Jiwa sosial yang sudah terpatri di dalam jiwa para anggota tim Endris Foundation Lotim patut diapresiasi dan dijadikan inspirasi.betapa tidak,hidup mereka benar-benar didedikasikan untuk membantu mereka yang sedang dalam kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional pada kamis (24/7) kemaren,tim Endris Foundation DPD.Lotim, kembali mengunjungu bayi kembar siam yakni Anaya dan Inaya yang saat ini berusia 15 bulan. mereka adalah putri ke empat dan ke lima dari pasangan Muhammad Jupri (39) dan Husniati (40) yang beralamat Di dusun Lendang atas Desa Jurit Selatan kec.Pringgasela Kab.Lombok Timur.

Terlihat, para pejuang kemanusiaan itu membawakan bantuan berupa Kursi Rolerster dan Box Bayi beserta sumbangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sang bayi kembar Anaya dan Inaya dari para Donatur yang telah mendonasikan sebagian Rejekinya yang dipercayakan kepada tim endris foundation lotim.

Husniati, ibu kandung dari bayi kembar siam Anaya dan Inaya kepada suara selaparang mengungkapkan perasaan bahagianya. sebab ia sudah sejak lama menghajatkan untuk memiliki Kursi Rolerster dan Box Bayi agar lebih mudah dalam mengurusi bayi kembarnya itu

"Ini adalah sesuatu yang sejak lama saya harapkan, karena kami seakan merasa kewalahan menggendongnya.saya mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga kepada para Donatur yang telah membantu saya dan anak saya"ungkapnya penuh rasa bahagia.

Husniati berkisah, bahwa sebelumnya ia pernah dijanjikan oleh pihak pemda untuk membantu proses operasi anak kembarnya dan akan dibiayai oleh Pemerintah daerah,namun sampai saat ini bantuan yang dijanjikan tak kunjung ada kepastian.

"Iya pernah dijanjikan, tapi sampai saat ini belum ada tindakan apapun.saya tidak tau kenapa, tapi semoga secepatnya ada kejelasan dan bisa terealisasikan"untung penuh harap.

Ia juga berharap, agar ada bantuan dari semua pihak untuk membantu meringankan biaya operasi pemisahan bayi kembarnya itu. sebab sang bapak, Muhammad Jupri yang kesehariannya hanya bekerja sebagai kuli bangunan sangat kesulitan untuk mengumpulkan dana yang cukup besar untuk biaya operasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Divisi Difabel MS, Ali Idris mewakili tim endris foundation menyampaikan harapannya, agar pemerintah daerah dapat memberikan kepastian kepada orang tua bayi kembar Anaya dan Inaya agar orang tuanya tidak merasa bingung dan khawatir dengan keadaan anaknya.

"Kami juga mengajak kepada semua untuk kita bergotong royong dalam meringankan beban dari keluarga ini, karena dengan kondisi ekonomi bapaknya yang hanya bekerja sebagai buruh bangunan terkadang merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya.apalagi untuk adik Anaya dan Inaya yang hampir setiap minggu butuh biaya untuk membeli susu dan pampers, himbau ali menutup.

Terpisah, Direktur RSUD Dr. Soejono Selong Dr.Thontowi Jauhari saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp jum'at (23/7) menjelaskan, Operasi pemisahan bayi kembar siam Anaya dan Inaya yang direncanakan pada tahun ini ditunda untuk sementara.

Pasalnya, tim dokter dari RSUD Dr.Soetomo Surabaya belum bisa datang ke lombok karna masih menunggu pandemi covid-19 ini mereda. Tim dokter dari RSUD Dr.Soetomo surabaya dipanggil untuk memimpin operasi yang akan dilakukan nanti karna dinilai sudah lebih berpengalaman menangani operasi pemisahan kembar siam.

"Diperkirakan covid 19 reda akhir 2020, maka tim dokter soetomo merencanakan operasi awal tahun 2021"beber thontowi.

Ia berharap,agar orang tua dari Anaya dan Inaya dapat memahami situasi dan kondisi covid-19 ini dan tetap bersabar. sebab, keselamatan Anaya dan Inaya harus menjadi pertimbangan utama agar tidak tertular covid-19.

(ss-01)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense