ISMAKES Se-Kota Mataram, Tanyakan Keberhasilan Program Nurut Tatanan Baru



Mataram, Suaraselaparang, Ikatan Seluruh Mahasiswa Kesehatan (ISMAKES) se-Kota Mataram, Jum'at (03/07) sekitar pukul 13:30 WITA, menemui Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi NTB Hj. dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A. di kantor dinas kesehatan provinsi NTB.

Dalam pertemuan tersebut, Pengurus ISMAKES Kota Mataram bertujuan untuk mempertanyakan lebih jauh lagi, bagaimana keadaan NTB menuju kenormalan dengan perogram Nurut Tatanan Baru (NTB).

Dwik Putra Nickontara selaku ketua ISMAKES mengakui akan derajat, persamaan kelas dalam organisasi ini, Hanya saja mungkin sedikit berbeda karena keadaan dan situasi, "kita juga mempunyai tanggung jawab terhadap isu-isu masalah kesehatan khususnya. "Ujarnya

Sebagai mahasiswa pasti sudah tau tugas dan peran masing-masing, terlebih kita di Mahasiswa kesehatan yang tentu memiliki peran sebagai agent of change, agent of social, agent of control, dan iron stoke, karena pada dasarnya rentetan kata tersebut tidak bisa jauh dari kita sebagai mahasiswa.

pentingnya sebagai iron stoke juga harus dijaga karena akan menyambung silaturahmi dan mengkawal setiap kebijakan masalah isu kesehatan dengan instansi lembaga pemerintahan, untuk memastikan tanpa ada campur tangan kepentingan petinggi khususnya di bidang kesehatan di NTB, "Tegasnya

"Saya dan teman-teman pengurus mahasiswa kesehatan memang tak terfokus pada satu hal saja, seperti penanganan COVID-19 ini, tetapi perlu juga tindakan pengkawalan, karena setiap kebijakan akan berpengaruh kepada masyarakat, terlebih dibidang kesehatan.

"Kami dari pengurus ISMAKES pada hari ini melaksanakan pertemuan dengan kepala dinas kesehatan provinsi NTB, untuk sedikit membahas dari kebijakan pemerintah NTB apakah sudah sepatutnya kebijakan "kenormalan" ini Mulai diberlakukan di NTB sendiri.

Mengingat akan adanya peningkatan data pasien  COVID-19  yang Sedang dirawat, tentu ini perlu suatu Tindakan yang memang sedikit subersif agar penanganan dengan memutus mata Rantai COVID-19 ini Cepat selesai dan tuntas baik di nasional dan provinsi khususnya di NTB. "perjelasnya.

Dalam pertemuan tersebut kepala dinas kesehatan Hj. dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A mengatakan bahwa di NTB memang sampai saat ini belum melakukan new normal, namun sudah semua daerah sedang menjalankan Program Nurut Tatanan Baru (NTB), karena itu memang perogram Pemerintah dalam kasus ini, bukan new normal.

Hanya saja masyarakat  yang memang sudah melakukan kenormalan baru, dengan kata lain mengambil kata normal saja tetapi mengaibaikan kata “new”, yang artinya memang NTB sampai saat ini belum siap dalam hal kenormalan. "perjelasnya.

 Tak hanya itu, dalam pertemuan tersebut pengurus ISMAKES kota mataram juga membahasa masalah KLB DBD yang mulai tenggelam oleh isu Covid-19, sedangkan kasus tersebut juga cukup membahayakan Masyarakat, mengingat data yang terdampak juga sudah mencapai 3,404 kasus bahkan hingga meninggal.

Artinya kasus ini juga perlu untuk terus kita kawal bersama, "ucap Dwik.

Dengan adanya pertemuan ini "saya dan teman-teman dari pengurus ISMAKES dapat impact dan seterusnya bisa selalu mengkawal keadaan  khususnya masalah kesehatan yang ada di NTB.

Hal ini untuk memajukan kesehatan masyarakat di NTB yang terbilang masih rendah dan perlu perhatian lebih dari instansi pemerintah yang berkaitan dengan masalah kesehatan.

Dalam keadaan sepeti ini kita sebagai mahasiswa kesehatan perlu melakukan sosialiasi terkait kenormalan yang memang belum secara maksimal di lakukan sosialisasi dengan pihak pemerintah, dengan kata lain jangan tunggu yang di atas apabila belum bergerak.

Tetapi "kita sebagai mahluk sosial dan mahasiswa kesehatan harus sadar betul dalam keadaan seperti ini, Mulai dari kegiatan promotif ,preventif, dan lain-lain untuk membuka kembali pikiran masyarakat tentang kenormalan baru ini."Tutupnya. (SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo