Mengenal Hilal : Kandidat Duta Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat, pejuang literasi bagi anak-anak TKI


Foto : Siti Laila Ismiratul Hilali (Founder TBM Laskar Bintang)

Selong, Suaraselaparang, - Nama lengkapnya Siti Laila Ismiratul Hilali,
gadis belia kelahiran dusun Otak Bangket,Desa Tetebatu Selatan 25 November 1999 ini sejak dini sudah mulai menunjukkan kepedulian kepada masyarakat sekitar dan ingin berbuat memberikan kontribusinya,walaupun dengan langkah yang sederhana.

Iapun bergabung dengan kawan-kawan kreatif lainnya di komunitas muda progressif yang lahir dari besutan anak-anak muda di kawasan utara kecamatan Sikur dan tak lama berselang Hilal kemudian di daulat sebagai direktur lembaga masih pada organisasi yang sama yaitu komunitas muda laskar bintang Lombok.

Mahasiswi Pegiat Literasi Lombok Timur inipun kemudian mendirikan Taman Baca Masyarakat ( TBM) Laskar Bintang,dengan harapan bisa mendorong semangat baca tumbuh kembali pada anak-anak setingkat sekolah dasar yang kini mulai diserang maraknya game online dan serba-serbi digital lainnya.

"Anak anak sekarang lebih suka bermain gadget daripada membaca,tapi itu belum tentu karena mereka tidak punya minat baca, bisa saja karena bahan bacaan yang tidak tersedia atau komunitas baca yang tidak membuka ruang bagi mereka ikut serta, karena itulah TBM Laskar Bintang kami dirikan " tutur Hilal saat ditemui suaraselaparang.com di lokasi TBM Laskar Bintang.

Tak hanya mendirikan TBM,kandidat Duta Bahasa Provinsi NTB tahun 2020 ini juga aktif menulis dan sarat prestasi lainnya,beberapa prestasi dan karya tulisnya antara lain,dinobatkan sebagai
Penyair Terbaik pemuda Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh penerbit RFM (Rofsikaha Media) Jember pada Tahun 2019,Terpilih sebagai Penulis muda Terbaik Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh penerbit PRAMEDIA Jember 2019, terpilih sebagai Puteri Pendidikan Berbakat NTB Tahun 2020,Juara pertama pemuda Pelopor bidang Pendidikan kabupaten Lombok Timur  Tahun 2020, Penulis Buku DIVERSITAS di terbitkan oleh Mandala Penerbit Tahun ini dan karyanya yang teranyar adalah Antologi Puisi Sajak Cinta Layla.

"Kita bisa berprestasi, jika kita terus fokus dan komitmen berikhtiar sebab bakat saja tidak cukup, butuh proses dan usaha" tambah Hilal.

Adapun Taman Baca Masyarakat ( TBM) Laskar Bintang berdiri pada awal Tahun 2019, berdirinya TBM Laskar Bintang berawal dari keprihatinan melihat kondisi yang ada di desa Tetebatu Selatan, Tentu semua tahu bahwa Tetebatu Selatan sudah tidak asing lagi bagi  wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Namun ibalik terkenalnya desa Tetebatu Selatan sebagai salah satu zona utama kawasan wisata Tetebatu  ada hal-hal tersembunyi yang masih belum  bisa mendapatkan perhatian maksimal , sebut saja seperti bidang pendidikan literasi dan minat baca, Angka pernikahan dini yang masih tinggi dan beberapa hal lainnya.

Desa Tetebatu Selatan juga termasuk wilayah kantong TKI dimana persentase Pekerja Migran yang berasal dari Desa ini cukup tinggi,dan Anak-anak dari keluarga Migran seharusnya mendapatkan perhatian khusus terutama dalam hal pendidikan.

"belum tentu semua keluarga pekerja migran yang berada di desa kami memiliki kesejahteraan yang baik untuk mampu mendapatkan lingkungan dan fasilitas pendidikan yang cukup, ada juga sebagian dari anak-anak pekerja migran ini membutuhkan perhatian perhatian khusus semisal dalam hal literasi, minat baca, dan kemampuan baca tulis, apalagi sekarang maraknya gadget membuat mereka lupa dengan kemampuan dasar yang harus dimiliki itu.Dan berangkat dari hal itulah saya beserta teman-teman komunitas serta lembaga Laskar Bintang memulai inisiatif bergerak" terang mahasiswa universitas Hamzanwadi ini.

Salah satu kegiatan kami di TBM Laskar Bintang adalah,kelas alam, membaca puisi, belajar menulis dan dilanjutkan dengan literasi Al-Qur’an. yang banyak menjadi kegiatan favorit anak-anak TBM adalah kelas alam, karena kami membawa mereka belajar langsung di alam terbuka.

Redaksi suaraselaparang.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo