Mengenal Lebih Dekat Ilhamuddin, Remaja Tunanetra Qori Handal NTB yang Menasional


"Jangan Pernah Mengatakan Fisik adalah Kekuatan Segalanya..!!"

Suaraselaparang, Fisik memang bukanlah faktor penghambat dalam mewujudkan cita-cita, tekad yang kuat dengan kesungguhan yang mendalam merupakan faktor yang terpenting dalam menjemput cita-cita yang didengungkan diri.

“Berkaryalah dengan hati dan tekad”

Hati yang tulus dengan tekad yang kuat merupakan pondasi yang utama dalam memperjuangkan cita-cita, hal itu dibuktikan oleh Ilhamuddin remaja tuna netra berusia 23 tahun, yang berasal dari Dusun Toro Desa Pujut Kecematan Praya Barat.

Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalangnya untuk berprestasi dan membanggakan banyak orang. Ilhamuddin (23 tahun) membuktikan itu. Ia adalah qori tuna mnetra kelas nasional.

Menjadi qori (pembaca Al-quran) adalah cita-cita Ilhamuddin sejak kecil. Dengan tekad dan kesungguhan, ia berhasil mewujudkan cita-citanya tersebut.

Meski dengan keterbatasan fisik yakni tidak bisa melihat,  Ilhamuddin bisa mewujudkan impiannya menjadi qori nasional. Ia tunanetra sejak lahir.

Demikianlah hidup. Hidup adalah milik orang yang bersungguh-sungguh. Saat Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) yang dilaksanakan di Medan Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Ilamuddin menjadi salah satu peserta yang mewakili NTB. Ia turun untuk kategori qori tunanetra. Ia pun berhasil menyabet juara dua.”Alhamdulillah saya keluar sebagai juara dua tingkat nasional,” ungkapnya.

Keberhasilannya tentu tidak didapat dengan mudah. Ia memulai ikut proses seleksi mulai tingkat kabupaten Lombok Tengah dan berlanjut ke tingkat Provinsi NTB. Saat berlangsung MTQ tingkat Provinsi NTB,  Ilhamuddin berhasil tampil memukau dan menjadi juara 1. Ia pun berhak mewakili NTB di tingkat nasional. Di sini Ilhamuddin mampu memberikan yang terbaik bagi NTB.”Dan saya bertekad untuk bisa terus berprestasi di tingkat nasional,” harapnya.

Tekad yang didengungkan itu menjadi motivasi yang besar bagi Ilhamuddin, hal tersebut dibuktikan akan banyaknya prestasi yang diraih dalam MTQ tingkat nasional.

“keterbatasan ini bukan jadi penghambat bagi saya, saya juga pandai memainkan alat musik keyboard bukan hanya mengaji, walaupun saya tidak bisa melihat,”celetuknya

Kemahiran Ilhamdduin dalam memainkan alat musik keyboard ini kerap dipertunjukkan dalam kesehariannya dikala waktu luang , kemampuan yang dimilik layaknya seperti orang yang normal lainnya.

Namun Ilhamuddin menjadikan kemahiran tersebut hanya sebatas hoby saja, karena sejak kecil ia sudah bercita-cita ingin menjadi qori andalan. Untuk mewujudkan impiannya sejak usia 7 tahun ia mulai belajar Alquran. Ia tidak peduli dengan kondisi fisiknya dan pada akhirnya hingga sampai saat ini Ilhamuddin membuktikan tekadnya tersebut dengan menunjukkan dirinya sebagai salah satu orang andalan NTB dalam ajang-ajang MTQ baik tingkat Nasional. (SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo