Pengunjung Semakin Membeludak, Perekonomian di Sembalun Makin Membaik


Selong, Suaraselaparang - Sejak dua pekan yang lalu, kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal. Karena selama pandemi Covid-19 melanda, hampir seluruh aktivitas warga dibatasi, sehingga menimbulkan kebosanan dan penat yang tak terelakkan, hal itu diungkapkan oleh Rima, salah seorang pengunjung Kawasan Wisata Sembalun, Selasa, dini hari (14/07).

"Kita sudah bosan selama ini lockdown di rumah terus, jadi boleh dong sekarang kita kesini buat lepas penat, yang penting kan kita ikuti protokol kesehatan dengan baik," ujar Rima.

Selain itu, beberapa pedagang di Kawasan Wisata Sembalun juga mengaku sangat senang dan menyambut baik situasi Sembalun yang mulai ramai pengunjung, tidak seperti beberapa bulan lalu yang sepi akibat lockdown pandemi Covid-19.

Eni, salah seorang pedagang sayuran di kawasan ini menyebutkan, peningkatan pengunjung sepekan terakhir baginya sangat terasa sekali. Eni yang hanya bergantung dari aktivitas belanja wisatawan berharap perekonomian keluarga bisa terus semakin membaik. "Ya setidaknya barang-barang pertanian dan dagangan bisa laku," jelas Eni.

Ia juga menceritakan lebih lanjut, akibat sepinya pengunjung selama masa pandemi, harga jual sayur mengalami penurunan yang sangat drastis. Namun kini, ia dapat bersyukur karena harga sayur berangsur membaik. "Alhamdulillah, saat Covid-19, sekeranjang tomat bisa seharga Rp 25.000. Jadi hitungan sekilonya hanya sekitar Rp 500. Namun sejak kawasan ini dibuka kembali, harga tomat perkilonya naik lagi menjadi Rp 5000," kata Eni.

Hal senada juga diungkap Salmiati, pedagang lainnya di Kawasan Wisata Sembalun. Ia berharap pada pengunjung yang mulai memadati kawasan tersubut bisa mengembalikan senyum dan gairah transaksi jual-beli produk lokal yang sempat terhenti. "Kami para pedagang di sini selalu berharap dan berdo'a agar keadaan seperti ini terus membaik," jelas Salmiati.

Bak gayung bersambut,  beberapa wisatawan lokal yang datang mengaku, kunjungan mereka ke Kawasan Wisata Sembalum memang tidak hanya untuk menikmati indahnya pemandangan saja, namun mereka juga berminat untuk membeli serba-serbi barang dagangan produk lokal di Kawasan Wisata Sembalun. Salah satunya adalah Mentari, wisatawan lokal asal Lombok Barat yang membeli sejumlah produk lokal Sembalun saat berkunjung.

"Saya membeli buah strawberry dan bibitnya, juga bawang," ujarnya sembari tersenyum.

Mentari juga mengaku, untuk refreshing seharian di Kawasan Wisata Sembalun bersama keluarga, ia telah menyiapkan uang dari Rp 750 ribu hingga 1 juta. Selain oleh-oleh, uang itu juga untuk makan siang dan biaya akomodasi lainnya. "Kami senang kalau Kawasan Wisata Sembalun sudah dibuka, kalau banyak yang berkunjung, kan banyak uang yang berputar, setidaknya ini cara kita saling membantu antar sesama," tutup Mentari. (SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo