Rapid Tes Mudah, Murah Dan Simpel Ala Pelabuhan Lembar



Giri Menang, Suaraselaparang, Sejak virus covid-19 menyerang NTB, sejumlah pintu masuk NTB mulai dijaga dengan ketat, termasuk pelabuhan Lembar. Setiap masyarakat yang ingin menyebrang dari Lombok ke Bali harus memiliki surat rapid tes sebagai bukti yang memastikan keamanan kesehatan dalam penyebrangan.

Namun  Masyarakat yang mau menyeberang dari Pulau Lombok ke Bali melalui Pelabuhan Lembar kini dipermudah. Karena, sudah ada layanan rapid tes yang stand by di area Pelabuhan Lembar.

“Sudah sepekan ini disiapkan. Kerja sama Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Ferry dengan Kimia Farma,” jelas Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lembar H I Ketut Sulastra kepada media, Senin (29/6).

Langkah ini diambil untuk memudahkan penumpang yang akan menyeberang. Karena aturan rapid tes bagi penumpang yang ingin menyeberang melalui Pelabuhan Lembar masih berlaku. Semua penumpang baik pejalan kaki, pengguna kendaraan pribadi hingga sopir truk pengangkut logistik wajib menunjukkan hasil rapid tes.

Selama ini, banyak penumpang yang tidak membawa hasil rapid tes, terpaksa mencari fasilitas kesehatan. Untuk melakukan rapid tes terlebih dulu agar bisa menyeberang. Otomatis mereka membutuhkan proses dan waktu yang cukup lama.

“Karena kami di KKP menerapkan wajib protokoler Covid-19. Jadi memang harus rapid tes baru dibolehkan menyeberang,” jelas Sulastra.

Namun sekarang masyarakat tidak perlu pusing lagi, karena di pelabuhan lembar sudah disediakan rapied tes yang murah dan simpel, sejumlah penumpang terlihat mengantre melakukan rapid tes. Mereka dilayani tiga petugas secara bergiliran. “Cukup terbantu dengan adanya layanan ini,” ujar salah satu warga.

Biaya rapid tes di Pelabuhan Lembar Rp 250 ribu per orang. Dengan masing-masing orang membutuhkan waktu 15 menit untuk menunggu hasil rapid tes. “Ya, rata-rata 15 menit hasilnya sudah bisa keluar,” terang salah satu petugas dari Kimia Farma yang melayani warga.

Di masa transisi new normal, jumlah penumpang di Pelabuhan Lembar kemarin masih lengang. Baik penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi atau truk pengangkut logistik.

Kepolsek Kawasan Pelabuhan Lembar Iptu Made Dharma menjelaskan kondisi Pelabuhan Lembar sudah mulai kondusif. Tidak terjadi lagi penumpukan antrean kendaraan seperti beberapa hari sebelumnya.

“Evakuasi KMP Dharma Rucitra III (yang kecelakaan di Dermaga I) informasi yang kami terima masih berlangsung. Masih proses mengeluarkan kendaraan yang ada di dalam kapal,” bebernya.

Belum diketahui sampai kapan evakuasi berlangsung. Namun proses penyeberangan dikatakannya berjalan lancar. Dengan Pelabuhan Padangbai memanfaatkan satu dermaga. Sementara Pelabuhan Lembar normal seperti biasa. (SS-04)
Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo