UPTD Dikbud Sakra Barat Usulkan Lomba Kantor dan Sekolah Se-Lombok Timur

Foto:duduk,Kanit UPTD Dikbud Sakra Barat Jamaluddin,SAdm (kanan) dan pengawas SD sakra barat Mahrim,S.Pd (kiri).

Selong, SUARASELAPARANG - Masih terngiang di benak kita nama H.Lalu Mahrim, S.Pd, beliau adalah satu dari sekian guru di Lombok Timur yang pernah mengukir prestasi. Saat menjabat sebagai Kepala Sekolah pada SDN 1 Selebung Ketangga, Kecamatan Keruak. Belaiu berhasil membawa sekolah tersebut  menjadi SD terbaik 1 tingkat provinsi NTB pada Sekolah Model Sistem Penjaminan Mutu Internal tahun 2018 lalu.

Prestasi itu diraih bukan tanpa hambatan, ketika beliau menjabat Kepala sekolah, keadaan SDN 1 Selebung Ketangga saat itu masih semerawut dan tidak ada penataan sama sekali. Selama rentang waktu tahun 2015-2019 beliau terus membenahi dan berinovasi untuk penataan di semua lini. Beliau kemudian membentuk beberapa kegiatan ekstra kurikuler unggulan, seperti kelas plus, klub sepak bola profesional, sanggar seni dan tari, dan lain-lain.

Saat ini, pria asal Desa Selebung Ketangga tersebut menjabat sebagai pengawas SD di kantor UPTD Dikbud Sakra Barat sejak enam bulan lalu.

Bak gayung bersambut, setibanya di kantor UPTD Sakra Barat, Mahrim bertemu dengan Kanit UPTD Sakra Barat Jamaluddin, S.Adm yang kebetulan memiliki visi yang sama dengan dirinya. Mereka kemudian mewacanakan dan bahkan sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lombok Timur agar mengadakan lomba kantor UPTD se-Lombok Timur.

Kepada suaraselaparang.com saat ditemui di berugak halaman kantor UPTD Sakra Barat, jum'at (03/07/20), H. Mahrim mengungkapkan bahwa sudah seyogyanyalah kantor UPTD sebagai leading sektor sekolah-sekolah yang ada di kecamatan memberikan contoh kepada semua sekolah binaannya agar menata lingkungan kantor dengan baik supaya terlihat indah dan bersih.

"Kita menginisiasi supaya diadakan lomba kantor. Jika berhasil, kedepan kita juga akan mengusulkan lomba untuk sekolah-sekolah. Tapi sebelumnya, mereka kita minta untuk berbenah dan melakukan penataan disekolah, ya kita dulu yang harus memberikan contoh," ungkap Mahrim.

Disingung soal wacana lomba sekolah dan kriteria yang harus dipenuhi, Mahrim menjelaskan bahwa tuntutan dari Negara agar sekolah-sekolah dapat melakukan hal-hal berdasarkan 8 standar nasional  pendidikan (SNP). Saat ini, Pemerintah khususnya di dunia pendidikan sedang digaungkan tren green school. Sehingga rekan-rekan kepsek sudah mulai menata sekolah masing-masing. "Alhamdulillah Green school sudah tiang (saya) mulai sejak 5 tahun yang lalu," kata Mahrim.

Di tempat yang sama, hal senada juga diungkap Kanit UPTD Dikbud Sakra Barat Jamaluddin, S. Adm, sejauh ini ia sudah melakukan upaya-upaya perbaikan dan penataan baik ruangan maupun halaman kantor UPTD Sakra Barat. Jamal menjelaskan,bahwa dengan penataan yang baik serta halaman yang bersih dan hijau, bukan hanya akan membuat keindahan tapi juga akan membuat semua orang yang ada didalamnya akan merasa nyaman dan betah untuk bekerja.

"Kalau sudah bagus kita tata seperti ini, maka kita akan merasa enak, nyaman dan betah dalam menjalankan pekerjaan.Tamu yang datang juga akan merasa nyaman dan akan senang berkunjung kesini," ungkap Jamal.

Lebih lanjut juga Jamal berharap agar wacana program lomba kantor dan sekolah pada lingkup Dinas Dikbud Lotim dapat terealisasikan. Sehingga lingkungan bersih dan hijau pada setiap sekolah di Lombok Timur termasuk mutu pendidikannya dapat ditingkatkan.

"Harapan kita semoga semua steakholder terkait menyambut baik dan dapat menjalankan program ini," tutup Jamal. (SS-01)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo