Ahmad Dewanto Hadi, S.T, M.T : Tingkatkan IPM Melalui Jalur Pendidikan


Selong, suaraselaparang - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Kabupaten Lombok Timur, Ahmad Dewanto Hadi, S.T, M.T menghadiri apel penutupan Pelantikan Kwartir Ranting Kecamatan Montong Gading, Minggu ( 02/8/2020)


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru dilantik 22 Juni 2020 lalu ini menyampaikan kehadirannya tersebut sekaligus sebagai ajang silaturrahim dan perkenalan dirinya di Kecamatan Montong Gading. Sejak menjabat, beliau mengaku mengenal lebih dalam terkait situasi dan kondisi internal OPD dan sekolah-sekolah yang ada di Lombok Timur. 

“Saya mohon maaf belum sempat melakukan kunjungan satu-persatu, karena memang baru sekitar 10 hari dilantik. Kami baru memprioritaskan kondisi di internal Dikbud Lotim, mudah-mudahan pada waktu-waktu berikutnya saya akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk bersilaturrahim kepada kita semua di jajaran garda terdepan pendidikan kita di Kabupaten Lombok Timur," jelas Dewanto.

Selanjutnya ia menyebut mungkin saat ini, masyarakat banyak mendengar informasi-informasi baik di media sosial/online maupun di media cetak, bahwa Lombok Timur adalah wilayah percontohan yang dijadikan indikator untuk Provinsi NTB dalam bidang apapun, termasuk dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lotim berharap ke depan Kabupaten Lotim semakin baik, sehingga Lotim menjadi daerah yang memberikan kontribusi besar pada peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. 


“Kenapa saya sampaikan kita ini menjadi indikator, karena Lotim merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar dibandingkan dengan kabupaten kota lain di Provinsi NTB, sehingga apapun yang dialami oleh masyarakat kita itu akan mempengaruhi NTB baik itu kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, dan lain-lain secara luas. Kita patut mensyukurinya,” terang Dewanto.

Ia pun menambahkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lotim harus terus ditingkatkan. Menurutnya, IPM memiliki 3 komponen utama, yaitu komponen pendidikan, kesehatan, daya beli. Pada komponen pendidikan, angka partisipasi untuk jenjang pendidikan SD dan sederajat, SMP dan sederajat sebenarnya sudah berada pada posisi yang cukup baik terutama SD, hanya saja di tingkat SMP yang masih terus harus ditingkatkan.

“Kita tidak ingin ada ketimpangan antara angka partisipasi di sekolah dasar dan SMP, kalau ada ketimpangan itu artinya beberapa anak-anak kita usia sekolah SMP yang sudah menyelesaikan pendidikan di SD  tidak melanjutkan sekolahnya, inilah tugas kita karena ini merupakan amanat Undang-Undang Dasar pasal 31. Sehingga pemerintah wajib melaksanakan pelayanan pendidikan dasar kepada semua warga, baik itu aspek pembiayaan, maupun layanan pendidikan yang lainnya,” ujarnya.

Oleh karena itu Dewanto menghimbau kepada UPT Dikbud kecamatan dan jajaran nya untuk mencari anak-anak di usia sekolah SMP yang tidak sekolah dan harus didorong untuk tetap melanjutkan sekolahnya, sehingga paling tidak mereka akan tuntas pada jenjang Pendidikan Dasar. Ekpektasi dan harapan masyarakat tentang majunya pendidikan di Lotim sudah sangat tinggi. Jangan sampai keinginan yang tinggi ini, kemudian tidak dijawab dengan kerja yang lebih baik dan guru  harus maksimal kan kemampuan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. 

“Saya selaku kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan membuka diri terhadap hal-hal yang terjadi di lapangan dan harus kita selesaikan. Apapun itu persoalannya, tetapi tentu kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur beserta seluruh jajaran tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari bapak ibu sekalian,” terangnya


Terakhir Dewanto berharap mudah-mudahan kegiatan tersebut mempunyai nilai dan manfaat lebih, sehingga berdampak kepada anak-anak didik untuk bisa menikmati pendidikan secara baik. karena pendidikan yang baik akan terimplikasi kepada banyak hal baik lainnya.

( SS-03 )

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense