Camat Sakra:Berdamai Itu Lebih Indah Daripada Berperkara


Selong,Suaraselaparang-Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan ( Forkopimcam ) Sakra melakukan pertemuan Mediasi di Mushalla Polsek Sakra pada Rabu ( 5/8/20).Mediasi ini terkait adanya laporan dugaan penghinaan atau pencemaran nama baik oleh pelapor atas nama Ramli yang merupakan seorang Kepala Wilayah (Kawil) Dusun Genteng,Desa Suwangi Timur Kec.Sakra Kabupaten Lombok Timur.

Ramli,sang kepala wilayah melapor ke Polsek Sakra,sedangkan warga melaporkan sang kawil atau kadus ke Polres Lotim yang diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Pertemuan mediasi ini dipimpin oleh Kapolsek Sakra AKP. H.Junep Akbar,yang dihadiri Kepala Bakesbangpoldagri H.M.Isa, S.Ap,Camat Sakra Ahmad Subhan,SH,Bintara Koramil, Kanit Tipikor Polres Lotim, Kepala Desa Suwangi Timur, Pelapor dan Terlapor serta perwakilan masyarakat.

Namun begitu,Mediasi ini belum menemukan kesepakatan,karena para pihak masih bertahan dengan sikapnya masing-masing.kuasa hukum pelapor dan terlapor juga  berhalangan hadir dan akan dilakukan pertemuan mediasi kembali pada hari Senin 10 Agustus 2020. 

Camat Sakra Ahmad Subhan,SH saat ditemui awak media usai acara menjelaskan,bahwa pertemuan mediasi yang digagas Kapolsek Sakra ini merupakan upaya yang baik,yang dalam istilah hukum disebut pendekatan Restorative Justice atau Restorasi Keadilan  untuk terciptanya keadilan dan keseimbangan para pihak.

Subhan berucap,Agama juga mengajarkan kita untuk menghindari perselisihan,apalagi ini antara Kepala Dusun dengan warganya.Pembinaan terhadap Perangkat desa khususnya bagi para Kepala Dusun terus kami lakukan,agar mereka tetap melaksanakan kewajiban dan menghindari larangan sebagai Perangkat desa.

Namun apabila ada persoalan hukum,itu adalah perbuatan oknum.Kami berharap agar persaudaraan,kekompakan, keutuhan,persatuan dan kesatuan tetap terjaga dengan baik.sehingga setiap permasalahan agar bersama mencari solusi penyelesaian terbaik dengan musyawarah secara damai.

"Berdamai itu lebih indah daripada berperkara"ucap camat yang dikenal dekat dengan semua kalangan ini.

Ditanya adanya rencana Aksi Demonstrasi terkait permsalahan ini yang dilakukan oleh Forum Rakyat Bersatu pada hari Kamis besok di ibukota Kabupaten,Camat yang juga pernah berkecimpung dibidang Humas Protokol pada era kepemimpinan Ali BD ini menanggapi dengan santai,bahwa ini adalah kasus lama sebelum ditugaskan sebagai Camat Sakra,dan para pihak juga sudah menempuh jalur hukum.ini juga merupakan perbuatan oknum dan perlu diluruskan,tapi kemudian kalau ada muncul aksi demonstrasi,itu bagian dari Demokrasi selama dalam batas-batas yang normatif.

"Itu bagian dari demokrasi,selama dilakukan dalam batas-batas normatif, ini juga merupakan masukan dan kritik untuk perbaikan pelayanan publik"pungkasnya sambil meminta diri untuk pergi karna harus menyelesaikan tugas yang lain.

(ss-01)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense