Ketua ALARM-NTB:Perda Denda 500 Ribu Bukan Solusi dan Tidak Mengedukasi

Praya,Suaraselaparang-Perda tentang Penanggulangan Penyakit Menular sudah ditetapkan oleh DPRD NTB dalam rapat paripurna yang berlangsung di gedung DPRD NTB pada Senin (3/8/20) malam.Dan kini Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) segera akan menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai regulasi turunan Perda yang telah ditetapkan tersebut.

Namun begitu,adanya sangsi dalam PERDA bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker menurut Ketua ALARM-NTB Lalu Hizzi  bukan solusi dan tidak mengedukasi masyarakat.justru menurutnya  akan menuai protes masyarakat ditengah kesulitan ekonomi akibat pandemi covid-19.                                 

Sejak masa pandemi Covid-19 berlangsung, masyarakat telah dihadapkan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berimpilkasi pada pembatasan interaksi sosial dan secara ekonomi sangat merugikan masyarakat.

"Bagaimana mungkin ditengah bencana pandemi yang  membuat kehidupan masyarakat semakin sulit,lalu memberikan beban denda financial.saya fikir itu sangat tidak bijak"ucapnya.
                                                   
Yang harus terus dilakukan oleh pemerintah menurut pria berambut gondrong itu adalah,memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, sehingga dengan terjadinya pandemi ini akan memberikan hikmah tersendiri bagi masyarakat dan secara otomatis masyarakat akan membiasakan  diri untuk menjalankan hidup sehat sampai seterusnya.

"Pemerintah seharusnya memberikan edukasi secara intens kepada masyarakat,tentang pentingnya membiasakan hidup bersih dan sehat,dan itu harus dijadikan sebagai budaya.dengan begitu,kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker akan tumbuh dengan sendirinya"pungkasnya.

(Ss-05)
Previous Post Next Post

Adsense