Lomba Kampung Sehat, Mata Panah NTB Melawan Covid-19

Mataram, suaraselaparang,  Lomba Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru (NTB) sejauh ini berhasil memberikan dampak yang sangat positif terhadap penekanan kasus covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasalnya banyak sekali kampung-kampung yang sebelumnya berstatus zona merah, kini berangsur perlahan-lahan turun level menjadi zona, orane, kuning, bahkan menjadi zona hijau.

"Secara umum, memang program yang di lounchingkan sejak 19 Juni ini, sudah mampu memberikan dampak yang sangat positif bagi provinsi NTB dalam menekan jumlah kasus Corona. Bisa dilihat dari penurunan kasus yang ada di NTB, banyak sekali wilayah-wilayah yang sebelumnya ditetapkan zona merah sekarang sudah zona hijau, " Tutur Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, kepada suaraselaparang, senin, (10/08/2020)

”Yang paling penting adalah partisipasi masyarakat. Kuncinya di situ, jika masyarakat mau berpartisipasi dan tidak pagah (ngeyel), InsyaAllah Wabah ini akan cepat berlalu meninggalkan kita, ”Tegasnya

Namun kalau dilihat sebenarnya dari program ini sendiri. Bisa dibilang sudah mampu membentuk ketahanan pangan bagi masyarakat. Apalagi melihat kreativitas masyarakat kita di NTB yang cukup tinggi. Akan membuat Ketahanan pangan dan kemakmuran UMKM lokal akan semakin terjaga.

Artanto menekankan, pada masa pandemi saat ini, semua elemen masyarakat harus mematuhi protokol Covid-19. Namun partisipasi publik perlu dirangsang agar warga punya gairah untuk bergerak Melwan wabah ini.

Sebab itu sebenarnya, Polda NTB terinspirasi menggelar program “Kampung Sehat” dengan slogan “NTB” atau Nurut Tatanan Baru 2020.

Lomba akan berlangsung tiga bulan dengan peserta 1.136 desa dan kelurahan se-NTB. semua desa dan kelurahan yang mesti ditekankan mengikuti lomba. Mekanisme  penilaiannya juga culup sederhana sekali. Yang di mana setiap kecematan akan dimenangkan 3 Desa, dan di tingkat kabupaten/kota dari setiap kecematan dilombakan lagi, sehingga yang akan di ambil untuk tingkat kabupaten/kota menuju provinsi 3 Desa saja, "jelasnya

Program tersebut, kata Artanto, juga merupakan respons atas perintah Kaporli yang meminta tiap Polda membantu penanganan Covid-19. ”Kenapa berbentuk lomba ? memang sengaja seperti itu. Karena, lomba adalah cara tercepat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap, lomba akan memacu masyarakat pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19. Pada akhirnya kasus penularan virus Korona bisa diredam. ”Tujuannya jelas, Kurva pertumbuhan infeksi baru di NTB menurun,” katanya.

Tidak hanya itu, Kampung sehat ini juga harapannya bisa mejaga UMKM Lokal dan ketahanan pangan. Juga mampu memberikan ruang yang luas bagi seluruh masyarakat NTB untuk berkreasi dengan kemampuan dan ciri has masing-masing. 

(SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense