Meriahkan HUT RI ke-75, Karang Taruna Naga Sunting Desa Pringgajurang Adakan Festival Permainan Tradisional

Selong, suaraselaparang - Kendati tanggal 17 Agustus sudah berlalu, namun semangat untuk memeriahkan HUT RI ke-75 masih sangat terasa. Berbagai kegiatan dilaksanakan warga untuk merayakan kemerdekaan.

Salah satunya adalah kegiatan Festival Permainan Tradisional yang dimotori oleh Karang Taruna Naga Sunting Desa Pringgajurang, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur.

Kegiatan Festival Permainan Tradisional Desa Pringgajurang ini dimulai tanggal 24-26 Agustus 2020.

Ada berbagai jenis lomba permainan tradisional yang disuguhkan, yakni lomba balap karung dan lari sprint untuk tingkat SD, SMP dan Umum se-Desa Pringgajurang. seluruh lomba di pusatkan di lapangan mini Desa Pringgajurrang.

Ketua Karang Taruna Naga Sunting Desa Pringgajurang, Sandy Arie Wijaya menyebut selain memeriahkan peringatan  HUT RI ke-75, tujuan diselenggarakannya Festival Permainan Tradisional ini adalah untuk mengembangkan dan menambah minat masyarakat terhadap potensi olahraga tradisional, khususnya masyarakat Desa Pringgajurang dan sekitarnya.

“Maksud kegiatan ini adalah untuk mengenalkan olahraga tradisional terhadap generasi milenial, juga untuk meningkatkan minat kecintaan serta kemampuan dan pengembangan potensi olahraga tradisional” terang Sandy.


Selanjutnya Sandy mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menghibur masyarakat khususnya masyarakat Desa Pringgajurang di masa pandemi Covid-19, karena menurutnya masyarakat selama ini sudah jenuh berada di rumah, sehingga acara ini diadakan untuk sarana refreshing mengilangkan penat. 


“Kami ingin memberikan hiburan sambil silarturrahmi, tentunya dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, meskipun wilayah Kecamatan Montong Gading dinyatakan zona hijau, tetapi kita harus waspada  karena masih belum dinyatakan bebas Covid-19 oleh Pemerintah,” ucapnya.

Sandy juga mengaku bahagia karena Festival Permainan Tradisional Desa Pringgajurang disambut baik oleh warga. 

Masyarakat pun sangat antusias mengikuti gelaran lomba. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang mendaftarkan diri ataupun mendaftarkan sanak keluarga untuk mengikuti lomba.

Yang tak kalah menarik menurut Sandy, kalangan ibu-ibu dan adik-adik perempuan yang tak mau ketinggalan ikut berpartisipasi. 

Selanjutnya ia menjelaskan peraturan yang digunakan dalam lomba, yaitu 1 lomba diikuti 4 orang, kemudian yang juara 1 akan diadu lagi pada hari berikutnya. 

Sedangkan sebagai sarana entertainment, khusus untuk kategori lomba ibu-ibu, digunakan sistem bebas dan langsung diberi hadiah alat mandi berupa sabun setelah mengikuti lomba.  


Adapun hadiah yang disiapkan untuk lomba tingkat umum yaitu trofi/piala untuk juara 1 dan 2. Sementara untuk tingkat SMP hadiah yang disiapkan berupa alat tulis.  

“Harapan saya semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga tahun depan kita bisa mengadakan lomba-lomba yang lebih meriah dalam memperingati HUT RI,” tutupnya.

( SS-03 )

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense