PC HIMMAH NW Kota Mataram Gelar Dialog Kebangsaan Dalam Rangka Memperingati Hari Kemerdekaan RI 75

Mataram Suaraselaparang.com-Dalam rangka menyambut dan merayakan momentum kemerdekaan 17 Agustus 1945 , Pimpinan Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (Himmah NW) Kota Mataram menggelar Dialog kebangsaan. Dalam Dialog Kebangsaan yang mengambil tema, “Menakar Jiwa Patriotisme Bangsa dalam Implementasi Pancasila & UUD ‘45 sebagai Pijakan Pemuda untuk NKRI” 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH memberikan ruang sidang sebagai tempat acara. 
" Izin ini, menurut Ketua PC Himmah NW Kota Mataram, Rasman Takwa, diberikan karena memenuhi standar protokol kesehatan " (22/8/2020)

Bagaimanapun ini kan gedung perwakilan rakyat, jadi kita dikasih tempati, dan tentunya tampa melanggar protokol kesehatan Covid-19” Ungkapnya.

Sambung  Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi sendiri berkesempatan memenuhi langsung undangan menjadi narasumber dalam seminar tersebut. Menurutnya, DPRD Kota Mataram berkepentingan menyerap buah pikiran dari para mahasiswa, sehingga ia meluangkan waktu mengisi seminar dimaksud.

“Kami sebagai perwakilan rakyat, khususnya kota mataram, berkepentingan berdialog dengan mahasiswa dan mendengarkan langsung masukan-masukannya sebagai bahan pertimbangan dalam merancang kebijakan daerah, agar senantiasa on the track terhadap Pancasila dan UUD 45. Ungkapnya dalam penyampaian materi seminar.

 ketua DPRD Kota Mataram menyampaikan kesiapannya menfasilitasi setiap penyampaian ide-ide dan gagasan atau kritik mahasiswa kepada pemerintah, baik berupa dana maupun sarana prasarana Tutupnya.

Selanjutnya, Dr. Firzhal Arzhi Jiwanta, SH., MH, narasumber lain dalam acara yang di gelar memberikan pemetaan pada permasalahan implementasi Pancasila. Menurutnya, hukum di Indonesia sudah bagus, namun masalahnya ada di moral penyelenggara Negara.

Sedangkan  Dr. H. Sayyid Ali Jadid Al-Idrus, M. Pd sebagai narasumber terakhir sekalilgus menyampaikan closing statement dalam acara dialog tersebut. Dalam Closing statementnya, dosen UIN Mataram ini menekankan agar Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan (OKP) dan BEM merajut kebersamaan dalam gerakan-gerakannya.

“Jangan perbedaan dipertajam, namun hendaknya dijadikan sebagai ajang konsolidasi gerakan dalam keberagaman.” Ungkapnya.
 
Pelaksanaan dialog kebangsaan tadi pagi (22/08) hadir memenuhi undangan sebagai peserta juga dari unsur OKPdan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), diantaranya, perwakilan dari HMI, PMII, LMND, PMKRI, KMHDI, GPII dan perwakilan BEM UMMAT, BEM UNRAM, BEM UIN Matarm, dan BEM UNDIKMA Mataram.
Ss-06

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense