Pimpinan OPD Dituntut Mampu Realisasikan PAD


selong, SUARASELAPARANG - Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun 2020 akan dievaluasi besarannya. Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy mengungkapkan hal tersebut pada rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah yang berlangsung Rabu (19/08). Menurut Bupati besaran PAD tidak dapat ditentukan sendiri oleh OPD. Pemerintah telah membentuk tim investasi daerah yang akan menganalisa dan menentukan PAD yang harus direaliasikan OPD. Pimpinan OPD nantinya akan dimintai kesanggupan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan tim. Bupati akan melakukan evaluasi terhadap pimpinan OPD terkait kesanggupannya mencapai target PAD tersebut.

Evaluasi juga akan dilakukan terhadap pimpinan OPD yang tidak sanggup merealiasikan target PAD pada tahun anggaran 2020 ini. Bupati meminta pimpinan OPD untuk mencermati capaian saat ini dan berupaya untuk mewujudkan target yang telah ditetapkan.

Dijelaskan Bupati, langkah ini diambil karena PAD Lombok Timur sudah terlalu lama tidak dioptimalkan. Pada kesempatan tersebut Bupati memberikan contoh sejumlah OPD yang dinilai belum optimal dan menyebut akan melibatkan pihak ke-tiga untuk melakukan optimalisasi PAD ini.

Pada rapat koordinasi yang dihadiri kepala Dinas dan Camat se-Lombok Timur tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik Bupati akan melakukan evaluasi terhadap OPD yang bekerja di bawah target dan OPD yang bekerja sesuai target. Evaluasi juga akan menyentuh OPD yang bekerja sesuai tujuan dan OPD yang bekerja tidak sesuai dengan tujuan. Menurutnya ini adalah upaya untuk memperbaiki sistem, “harus ada cara-cara baru untuk terus memperbaiki sistem,”.  Kaitannya dengan itu Pemerintah mendorong penggunaan aplikasi untuk semua objek pendapatan. Hal ini untuk mengurangi los yang mungkin terjadi.

Diingatkannya pula dalam waktu dekat OPD harus bersiap menyusun APBD 2021. Selain itu pimpinan OPD diminta melakukan penyesuaian rasional terhadap target PAD, tentunya dengan berkoordinasi ke dalam. Untuk terobosan yang membutuhkan regulasi, pimpinan OPD sudah harus menyiapkan konsepnya.

Menurut Juaini PAD Lombok Timur sesungguhnya tidak terlalu mengecewakan di mana realisasinya hingga Juli mencapai 51,66% dari target Rp. 322.956.235.791. Capaian tersebut tidak jauh berbeda dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya, tanpa covid-19. Namun demikian menurutnya masih ada yang bisa dioptimalkan.  Karenanya permasalahan dan kendala yang dihadapi dapat didiskusikan dan pihaknya siap menjembatani.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama I Kantor Bupati Lombok Timur tersebut dipaparkan pula realisasi tiap-tiap OPD.

SSTV-04

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense