PUKAD NTB : Catatan seputar Ruang Gelap Anggaran covid 19 di NTB

OPINI, Suaraselaparang - Selama Negara mengalami Covid 19 Negara mengelontarkan anggaran yang cukup besar untuk penanggulangan COVID 19. Dalam penanganan COVID 19 khususnya di Nusa Tenggara Barat oleh gubernur NTB masih menyisahkan problem baik itu dari sisi keterbukaan informasi publik , proses penggaran serta siapa saja yang terlibat untuk penanganan COVID 19 Menjadi pertanyaan besar bagi publik NTB. Dengan tidak terbukanya informasih tersebut menciptakan ruang korupsi dan kami duga dana covid  yang di gelontorkan oleh pemerintah NTB sangat banyak. Dan masyarakat menilai bantuan sosial dari pemerintah untuk penanggulangan dampak pandemi virus corona atau covid-19 belum efektif. Sekian banyak bantuan sosial itu belum mencapai sasaran.

Wakil Direktu Pusat Kajian Demokrasi (PUKAD) Firmansyah Media and komunilasi  mengungkapkan bahwa dalam rilis survei bahwa bantuan wabah covid-19  tidak Efektifitas. Ini mengkwatirkan. Mengingat besarnya dana yang dilontarkan oleh pemerintah hanya akan berati bila bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan dalam kondisi ekonomi yang sangat tidak relefan untuk masyarakat NTB.

Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran penanggulangan bencana Covid-19 di nusa tenggara barat (NTB) luas perbincangan karena dinilai tidak evektif.

Mestinya pemerintah membuka akses informasih seluas-luasnya untuk membangun partisipasi warga serta menjamin hak masyarakat atas informasi.

Disamping akses informasi yg tertutup juga terdapat cara pengelolah anggara negara tersebut tidak jelas mekanismenya.  Bahkan dilapangan  proses disktribusi bantu covid melalui pihak kedua dan ketiga sehingga inilah alasan pusat kajian demokrasi (PUKAD)  menilai bahwa dalam pengelolahan anggaran covid 19 terdapat ruang gelap. 


Disamping hal yang disebutkan diatas yang jauh lebih besar lagi gubernur NTB melalui LPP NTB memotong dana bantuan pendidikan yang cukup besar dengan alasan covid 19. Mekanisme pemotongan tersebut tidak jelas dan penggunakan untuk covid 19 betul atau tidak?  Hal ini masih menyisahkan pertanyaan besar.

Kami menantang gubernur NTB untuk menjelaskan ke publik untuk membuka anggaran yang cukup besar itu digelontorkan kepada sektor mana saja serta mengewaluasi kenerja bawahanya.

RED SS
Previous Post Next Post

Adsense