Seleksi Penjaringan Perangkat Desa Pringgajurang Utara 2020, Junjung Tinggi Transparansi Tanpa Ada Nepotisme Demi Pemerintahan yang Bersih

Selong, suaraselaparang – Pemerintah Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur melakukan Seleksi Penjaringan Perangkat Desa 2020 yang bertempat di ruang kelas Madrasah Aliyah Nahdlatul Wathan Pringgajurang Utara, Senin (24/8/2020). 

Ketua Panitia Seleksi Penjaringan Perangkat Desa Pringgajurang Utara, Hairul Wathon menyampaikan kegiatan seleksi ini sudah sesuai tahapan. Peserta yang mengikuti seleksi penjaringan hari ini telah dinyatakan lulus seleksi administrasi pada tahapan sebelumnya.

Ada 3 formasi yang diperebutkan oleh peserta yaitu Kasi Pemerintahan, Kasi Pelayanan Umum dan Kepala Wilayah. Pada tahapan ini, peserta yang lolos berjumlah 20 orang yang terdiri dari 2 orang pelamar untuk formasi jabatan Kasi Pemerintahan, 6 orang untuk formasi jabatan Kasi Pelayanan, sedangkan 12 orang untuk formasi Kepala Wilayah di lima wilayah, yakni Kawil Darul Abror yang baru mekar tahun 2020, Kawil Galih Utama, Kawil Penyangkar, Kawil Otak Kokoq dan Kawil Keselet. 

Dalam proses seleksi penjaringan ini, panitia sejak awal menyatakan menjunjung tinggi asas transparansi. Oleh karena itu dalam seleksi penjaringan tes tertulis, panitia bekerja sama dengan Dinas PMD Kabupaten Lombok Timur dalam rangka pendanaan dan pengadaan soal. Selanjutnya tes wawancara melibatkan Pemerintah Kecamatan, Danposramil, Polsek, dan Pemerintah Desa. Panitia juga melibatkan kalangan akademisi dari UIN Mataram, juga melibatkan tokoh adat Sasak untuk menilai tentang tata laksana adat Sasak.

“Sekali lagi, ini untuk menjunjung tinggi transparansi dari panitia, dalam prosesnya kami melibatkan orang yang benar-benar netral, sehingga seleksi penjaringan bersifat terbuka dan transparan.” Jelas Hairul.

Hal senada juga diungkap Camat Montong Gading Mursidi Yamin, S.H. S.Pd, ia bersyukur karena apa yang dilaksanakan panitia sesuia dengan regulasi yang ada, dan telah melalui tahapan-tahapan sistematis. Mulai dari seleksi administrasi, kemudian tes seleksi akademik yang tentunya berhubungan dengan  pengetahuan-pengetahuan yang berkaitan dengan masalah desa, selanjutnya tes seleksi wawasan-wawasan kebangsaan, Pancasila dan Undang-undang. Lalu terakhir, tes seleksi wawancara baik dari Camat, Danposramil, Polsek, dan Budayawan.

“Siapa yang kira-kira mempunyai kompetensi dan betul-betul mumpuni untuk mengisi kekosongan, dialah yang akan terjaring sesuai dengan penilaian secara objektif. Saya sudah tekankan tidak boleh ada unsur-unsur Nepotisme disini karena kita ingin kembali pada pemerintahan yang bersih,” terang Mursidi.

Mursidi menambahkan, sejauh ini pantaunnya terhadap pelaksanaan Seleksi Penjaringan Perangkat Desa Pringgajurang Utara cukup bagus, karena menurutnya panitia mengedepankan asas transparansi dan objektifitasnya cukup tinggi.

“Sebagai contoh, soal tes akademik diambil tadi pagi dari Dinas PMD yang dikawal oleh panitia dari pihak kepolisian dan kemudian dibuka dalam kondisi yang sangat-sangat utuh terjaga kerahasiaannya,” terangnya.
Ia mengingatkan soal-soal itu tidak boleh dibawa pulang. Lembar jawaban harus dikoreksi di tempat, disaksikan oleh panitia dan orang banyak supaya tidak terjadi hal hal yang mencurigakan atau hal-hal yang nantinya menimbulkan kecurigaan ada ‘permainan’ di dalamnya. Hasil koreksinya pun langsung diumumkan pada hari ini. Setelah itu, peserta yang lolos langsung mengikuti seleksi wawancara. 

Terakhir Mursidi berharap tidak terjadi suatu percikan emosional dari peserta mapun masyarakat umum. Menurut Mursidi, peserta yang lulus, sudah barang tentu karena kapabilitas yang dimilikinya dan kemampuan yang mumpuni. Sedangkan bagi yang tidak lulus, Mursidi berpesan untuk tidak berkecil hati, dan harus menghadapinya dengan bersabar. Karena memang tahapan seleksi yang cukup ketat, mengedepankan transparansi sesuai dengan aturan.

( SS-03 )

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense