Tingkat Pernikahan Dini di NTB Masih Tinggi, Sekolah Disarankan Gandeng Komite

Mataram, suaraselaparang, Semakin melebar, permasalahan yang muncul karena pandemi sudah mengubah warna di segala lini sektor kehidupan, termasuk pada tingkat pernikahan dini. Maka kuncinya adalah harus dijadikan atensi bersama untuk memerangi. 

”Bukan hanya pemerintah, sekolah, masyarakat dan orang tua harus memperhatikan ini,” kata Ketua Dewan Pendidikan NTB H. Rumindah, Kamis (27/8/2020).

Karena terakhir, Data Dinas Dikbud NTB menunjukkan, 148 peserta didik jenjang SMA di NTB nikah dini. Data ini adalah hasil survei 131 sampel sekolah.

Rinciannya, 17 siswa di Kabupaten Bima, 2 siswa di Kota Bima dan Dompu, Sumbawa ada 11 siswa, Sumbawa Barat 1 siswa, Lombok Timur 33 siswa. Selanjutnya Lombok Tengah 48 siswa, Lombok Barat 20 siswa dan Mataram 9 siswa.

”Ini baru sampel, belum menyeluruh dan harus kita minimalisir jumlahnya,” tegas dia

Pernikahan usia dini, tidak boleh disepelekan. ”Fisik dan mentalnya anak-anak ini belum siap,” terangnya.

Ia meminta, masyarakat dan orang tua harus berperan meminimalisir kejadian ini. Memang, pola belajar peserta didik, berubah. Namun tidak belajar di sekolah bukan berarti siswa tidak mendapatkan pembelajaran.

”Kita kan sudah bagi tugas, di sekolah tanggung jawab sekolah. Guru bagaimana menjadi orang tua di sekolah, sebaliknya orang tua bagaimana menjadi guru di rumah,” terangnya.

Sekolah juga disarankan berkoordinasi dengan komite sekolah. ”Ajak komite bertemu untuk menyepakati, bahwa ini keputusan bersama,” kata dia.

Anggota komite sekolah, berasal dari beberapa unsur. Ada orang tua atau wali, tokoh masyarakat, hingga pakar pendidikan.

 ”Sepakati bikin edaran yang memberi penjelasan, ini loh dampak pernikahan usia dini,” tegas dia.

”Kalau bisa ajak kepala desa, intens koordinasi agar sama-sama mencari cara mengatasi persoalan ini,” tandasnya.

Terpisah, Ketua MKKS SMA Kabupaten Bima Muhamad Nur mengatakan keprihatinannya. ”Tentu ini akan kami bahas bersama kepala sekolah, kita juga ingin menekan agar jumlahnya tidak melonjak,” ujarnya. 


(SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense