Akibat Covid Banyak Pekerja di Sektor Pariwisata Merana, Paket BALASA Berhasil Menciptakan Senyum Baru.

Mataram, suaraselaparang.com - Sejak pandemi Covid-19 Melanda, banyak karyawan yang dipulangkan/diPHK dari perusahaan tempat kerjanya. Tak kurang di sektor Pariwisata, tercatat hingga bulan Agustus kemarin lebih dari 5000 karyawan/pekerja dipulangkan dari sejumlah perusahaan pariwisata yang ada di provinsi NTB.

Hal itu mengakibatkan mata pencaharian mereka terputus. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf RI) pun ambil langkah jitu untuk mengukir senyum baru di wajah para karyawan yang dipulangkan tersebut, melalui Dispar NTB, Kemenparekraf RI Menggelontorkan program Bantuan Lauk Pauk Siap Saji (BALASA). 

BALASA ini merupakan salah satu program dari Kemenparekraf RI yang dilakukan untuk memberikan bantuan kepada para pekerja di sektor pariwisata yang terkena dampak selama pandemi Covid-19. Kemenparekraf RI bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB dalam penyaluran BALASA, "Kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalau Muhammad Faozal, S.Sos, M.Si, usai menyalurkan BALSA tahap II, Jum'at (11/09/2020). 

"BALASA ini merupakan kali kedua dari Kemenparekraf dan akan dialokasikan untuk memenuhi pekerja pariwisata di Pulau Lombok. Adapun jumlah Balasa yang diterima NTB sebanyak 6 ribu paket, yang terdiri dari 10 kg beras, 2 kg gula, minyak goreng dan ikan asin, "paparnya.

Sementara itu, Moh. Faozal juga menjelaskan tidak hanya pembagian paket BALASA namun ada juga pembagian sertifikat CHSE.  Ia menegaskan bahwa pelaksanaan CHSE di industri pariwisata NTB, hingga saat ini masih terpantau baik dan akan diserahkan sertifikat CHSE kepada usaha jasa pariwisata di Kawasan Mandalika. 

"Jadi ada 5 perwakilan yang hari ini akan menerima, ada Novotel, ada JM hotel, ada Damage Hotel kemudian ada Jivana hotel dan juga satu lagi dari Grand Royal," ujarnya.

Salah seorang penerima bantuan balasa dan sertifikat CHSE, Adrian perwakilan dari Jivana Resort, mengutarakan rasa terimakasihnya. Bantuan yang diberikan tersebut menurutnya sangat berguna dan membantu para karyawannya khususnya melewati dampak dari pandemi. "Balasa alhamdulillah sangat berguna dan membantu sekali bagi para karyawan kami di masa pandemi ini," ujar Adrian.

Sementara itu Adrian juga menyampaikan rasa bahagianya atas sertifikat CHSE yang telah diperolehnya itu. "Dengan sertifikat ini, tamu yang datang ke hotel khususnya, atau yang ke Kuta Mandalika umumnya lebih confident, bahwa kita sudah menjalankan semua protokol kesehatan covid-19 dan mereka juga lebih yakin dan tenang bahwa ke Kuta Mandalika, aman dari covid," ungkapnya. 

Langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi NTB ini dinilai sangat tepat dan sangat membantu khusunya pelaku pariwisata. "Pemprov NTB semua sudah bekerja semaksimal mungkin, alhamdulillah kita dari pihak industri juga mengucapkan  terimakasih, banyak-banyak bantuan, pencerahan, edukasi edukasi yang diterima oleh kita," ucapnya.

(SS-03)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo