Belum Memiliki TPU Khusus Untuk Jenazah Covid-19, Pemerintah Provinsi Dapat PR Baru.

Mataram, suaraselaparang.com - Covid-19 merupakan wabah baru yang mampu melumpuhkan segala sektor kehidupan, tak hanya itu, virus jenis baru ini (Covid-19) juga mampu menyebabkan kematian bagi penderitanya. Penyebaran virus yang begitu cepat mampu memicu kematian yang cukup serius bagi penderita, apalagi penderita dari virus ini memiliki penyakit bawaan lainnya.

Sejauh ini di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sendiri angka kematian akibat virus Covid-19 juga cukup tinggi. Begitupun dengan sikap masyarakat NTB terhadap jenazah pasien positif Covid-19 yang menuai pro kontra saat melakukan pemakaman

"Sejauh ini di provinsi Nusa Tenggara Barat belum ada Tempat Pemakaman Umum (TPU) khusus untuk pasien covid yang meninggal dunia dan yang ada di kota Mataram hanya Karang Medain itupun pemakaman umum yang menjdi rujukan, "kata Kepala Bidang Rumah Terbuka Hijau Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Mataram, Kurnia Mulyadi.S.Sos, saat dikonfirmasi suaraselaparang di ruang kerjanya, Rabu (09/09/2020)

"Sehingga apabila terjadi krisis lahan untuk pemakaman pasien covid 19 maka disperkim akan melakukan kordinasi sesegera mungkin kepada Walikota Mataram dan Satgas covid Kota untuk segera menyiapkan lahan, ini untuk yang Kota, belum lagi untuk provinsi" Lanjutnya

Ia menjelaskan jika sejauh ini banyak masyarakat yang berasal dari luar kota Mataram yang jenazahnya dimakamkan di TPU Karang Medain, ia juga menepis apa alasan pastinya sehingga harus dimakamkan di TPU Karang Medain.

"Tapi alhamdulillah sejauh ini masyarakat kita di Kota Mataram sangat menerima apabila ada jenazah yang dimakamkan di area pemakaman umum yang ada di kota Mataram, seperti di Makam Majelok, dan karang Monjok semua masyarakat menerima dengan tertib tanpa ada cegatan apapunnya, " Ungkapnya

Memang untuk sejauh ini di kota Mataram sendiri TPU yang menjadi rujukan jenazah Covid hanya TPU Karang Medain. Kalaupun ada yang ribut terkait dengan pencegatan pemakaman pasien itu di luar kota, kalau di Mataram tetap aman, "tambahnya

Maka dengan minimnya TPU itu pemerintah harus lebih geliat lagi untuk mengantisipasi krisis lahan apabila sewaktu-waktu akan terjad Pembeludakan pasien Covid- 19 meninggal dunia

Sesi Pembangunan Pemeliharaan Taman Disperkim Matarm Lalu Muhamad iqbal juga

 menambahkan jika banyak masyarakat yang harus terpaksa membeli lahan di luar kota sebagai tempat pemakaman jenazah keluarganya yang meninggal. Hal tersebut dikarenakan minimnya lahan TPU di Kota Mataramuntuk memfasilitasi masyarakat yang meninggal akibat Covid- 19.

"Selain itu, dikarenakan mahalnya lahan di Kota untuk pemakaman sehingga masyarakat lebih memilih di luar kota karena harga lahan yang memang masih cukup murah, " Tambah Iqbal

(SS-03)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense