Monitoring Pelaksanaan Bantuan Pangan Bupati Lombok Timur Turun Langsung Temui Agen BRI Link Kecamatan Sakra, Sakra Barat, Sakra Timur, Keruak dan Kecamatan Jerowaru.

Selong, suaraselaparang.com - Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy memerintahkan Dinas Sosial untuk memperbarui data secara konsisten. Hal tersebut disampaikan bapak Bupati Lombok Timur saat melakukan monitoring pelaksanaan BPNT dan sosialisasi Bantuan  Sosial Pangan (BSP), yang berlangsung di Kantor camat Sakra Barat. Selasa, (15/09/20).

Selain itu penyemprotan/ labelisasi rumah KPM juga harus terus dilanjutkan. Pemda menyiapkan Rp.100 juta untuk keperluan tersebut dengan harapan warga yang tidak berhak akan mengundurkan diri karena menolak labelisasi.  Bupati menagaskan Pemerintah hanya berkepentingan untuk mengamankan kebijakan Pemerintah pusat dan masyarakat mendapatkan haknya secara pantas.

Bupati Lotim juga mengkritisi pihak-pihak yang tidak bersungguh-sungguh melaksanakan tugasnya seperti supplier, e-warung, termasuk pendamping dan meminta perbaikan dan peningkatan kinerja semua pihak. Menurut Bupati hal tersebut sangat berdampak terhadap pelaksanaan program di masyarakat. Terlebih saat ini di Lombok Timur terdapat sedikitnya 17 ribu KPM yang belum mendapatkan haknya akibat kartu yang belum terdistribusi. Hal ini menurut Bupati harus segera diselesaikan agar mereka mendapatkan haknya.

"Pembenahan harus segera dilakukan agar masyarakat yang merupakan  keluarga penerima manfaat (KPM) dapat menerima haknya secara adil". Jelasnya.

Bupati menambahkan, mengawasi keberlangsungan pelaksanaan program ini Pemerintah Kabupaten telah membentuk tim pengawas yang diharapkan dapat meminimalisasi ketidak tepatan yang terjadi selama ini. Bupati menginstruksikan Pemerintah Kecamatan dapat membentuk tim serupa yang harus hadir ketika penyaluran.

"Monitoring ini akan dilakukan di seluruh wilayah kabupaten Lombok Timur yang dimulai di Zona I. Zona I meliputi kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra Barat, Sakra, dan Sakra Timur. Di wilayah ini terdapat 34.180 dari 159.023 KPM yang ada di Lombok Timur". Pungkasnya.

Dalam Acara Monitoring tersebut Bupati Lombok Timur juga mengingatkan betapa pentingnya 6T (tepat sasaran, tepat kualitas, tepat harga, tepat kuantitas, tepat waktu, dan tepat admisnitrasi) dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

Selain itu Bupati juga mendorong agar Desa membenahi BUMDes masing-masing. Dengan demikian BUMDes dapat berperan sebagai supplier serta mengayomi semua pihak, termasuk UMKM yang ada di desa masing-masing kecamatan tersebut.

(SS-06)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo