Perda No.7 Tahun 2020 Mulai Berlaku , Semua Kalangan Bisa Kena Sanksi.

Mataram, suaraselaparang.com – Razia masker gabungan  penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular dan peningkatan disiplin dan penerapan hukum protokol kesehatan sudah gencar dilakukan di seluruh kabupaten/kota provinsi NTB, sejak hari pertama pemberlakuannya,  senin, (14/09/2020)

Kasat Pol PP NTB,  Tri Budi Prayitno melaporkan bahwa pada hari pertama penegakan sanksi berupa denda bagi masyarakat yang tidak memakai masker, tim di lapangan telah melakukan tindakan terhadap 138 orang pelanggar. "Itu yang terindikasi dari pukul 09:00-16:00 (sore), " Ucap Tri saat dikonfirmasi suaraselaparang.com, usai mengikuti rapat evaluasi di kantor Gubernur NTB.

Sebanyak 68 orang Pelanggar dari Kota Mataram dan Lombok Barat. Dengan rincian sebagai berikut, 58 orang dari masyarakat umum, 8 orang dari kalangan pelajar dan 2 orang dari ASN. Diantaranya 39 orang yang didenda berupa uang, sementara terdapat 29 orang sisanya dikenai sanksi sosial.

Sementara penegakan Perda di Kabupaten Lombok Utara, terdapat 24 masyarakat yang tidak memakai masker saat dilakukan penertiban. Tujuh diantaranya dikenakan denda uang, sementara 17 orang lainnya dikenakan sanksi sosial. Kemudian penegakan Perda di Kabupaten Lombok Timur, lanjutnya, terdapat 28 orang yang terjaring melanggar. Sebanyak 14 orang dikenakan denda uang dan 14 lainnya dikenakan sanksi sosial. Selanjutnya penegakan perda di Kabupaten Bima sebanyak 4 orang pelanggar.

Alhmdulilah masyarakat juga menyadari akan kesalahan yang dilakukan tersebut, memang ada yang dalam keadaan tidak sadar sehingga lupa menggunakan masker. Namun dari tim Pol PP bersinergi dengan TNI Polri terus melakukan penyisiran terhadap para pelanggar protokol covid-19. 

"Kami tidak mempublikasikan jadwal patroli dan razia, yang jelas semua sudut kami akan sisir, baik tempat perniagaan seperti pasar, mall, hingga tempat pariwisata. Kami datang tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, " Ucapnya.

Ia menegaskan jika pemberlakuan perda no.7 tahun 2020 ini akan dipertajam untuk semua kalangan tanpa pandang bulu. Yang jelas, bagi pelanggar akan langsung dikenakan sanksi yang ada, baik itu didenda atau sanksi sosial, "tutupnya.

(SS-03)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo