Pilkada di Tengah Pandemi, Wagub Tegaskan Tidak Ada Paslon Yang Mengumpulkan Massa Untuk Kampanye.

Mataram, suaraselaparang.com - Pilkada Serentak di tujuh kabupaten kota provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Semakin mendekat. Namun pilkada kali ini nuansanya berbeda termasuk di Pilkada Kota Mataram.

Sebelumnya, Kapolda, Danrem, KPU, beserta Bawaslu Kota Mataram pada Rapat kordinasi bersama Forkopimda kota Mataram dalam rangka penerapan protokol covid-19 dtegaskan jika selama proses Pilkada serentak Walikota dan Wakil Walikota Mataram tahun 2020 khususnya KPU Kota Mataram tetap menjalan Protokol kesehatan Covid-19 dan selalu berkoordinasi dengan LO/Penghubung masing-masing Bapaslon terkait Protokol Covid untuk di teruskan kepada masa pendukungnya.

Dalam rapat kordinasi tersebut Semua Paslon juga menyepakati akan menjalankan segala bentuk protokol covid-19 selama proses pilkada dilaksanakan, begitupun dengan para pendukung dari masing-masing Paslon harus siap mentaati protokol covid-19 dengan baik

Terpisah, Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan jika semua Paslon jangan ada yang mengumpulkan massa untuk berkampanye. "Pilkada kali ini beda dengan pilkada seblumnya, di mana sekarang kita berada di tengah pandemi covid-19. Maka semua Paslon sekali lagi kami tegaskan jangan sampai ada mengumpulkan massa yang banyak untuk berkampanye, " Tandas Umi Rohmi usai mengikuti kegiatan di Dispar, Jum'at (11/09/2020)

"Tekhniknya sekarang semua Paslon harus datang dan turun langsung ke masyarakat jemput bola dan mensosialisasikan apa visi-misi yang dibawa serta ide-ide yang mampu menjawab tantangan masyarakat kedepannya. Sehingga tidak ada lagi kerumunan massa seperti kampanye, " Ujarnya

Umi Rohmi juga menekankan agar Paslon lebih cerdik dalam memanfaatkan media dengan baik, jangan turun jor-joran adu jumlah massa yang dibawa, karena kondisi ini tidak seperti dahulu yang masih normal.

(SS-03)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo