Ratusan Massa Mengiringi HARUM Mendaftar, Protokol Covid-19 Hanya Sebatas Isu.

Mataram, suaraselaparang.com - Paket HARUM (H. Mohan - TGH. Mujiburrahman) sudah Siap bertanding di Pilkada Kota Mataram mendatang, hal tersebut ditandai dengan pendaftaran paket HARUM ke KPUD Kota Mataram, Jum'at, (04/09/2020)

Ratusan pendukung juga hadir mendampingi paket HARUM saat proses pendaftaran. Namun sayang, tidak sedikit yang lupa dan lalai terhadap protokol Covid-19 yang mestinya diterapkan. 

Kerumunan Pendukung yang hadir terlihat terbawa dalam kesenangan dan antusias sebagai bentuk apresiasi dan bukti atas kesiapan paket HARUM yang dianggap sebagai jagoannya dalam kontestasi Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Tak hanya itu, puluhan aparat keamanan (aparkam) yang hadir dalam proses pendaftaran paket tersebut seolah tak dihiraukan oleh ratusan pendukung yang mendampingi.

Padahal sebelumnya Calon Wakil Walikota Mataram dari paket HARUM (TGH. Mujiburrahman) menegaskan agar pendukung yang hadir memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. 

Tak hanya itu, Kapolres Mataram AKBP Guntur Herditrianto melalui Kabag Ops Polresta Mataram Kompol Taufik, SIP. menggunakan microphone berkeliling bersama personil dari Polresta Mataram menghimbau agar masyarakat yang hadir dalam proses pendaftaran tersebut untuk memperhatikan protokol Covid-19.

Nihil, justru para pendukung mengabaikan apa yang menjadi harapan dan himbauan dari TGH. Mujiburrahman dan Kabag Ops Polresta Mataram.

Semua terlihat memakai masker namun sayang Social Distancing dalam aturan protokol kesehatan yang mestinya diterapkan justru dilalaikan. Tidak ada Social Distancing semua terlihat berkerumun sentuh menyentuh satu sama lain. 

Bersamaan, Akademisi muda Muh. Khairil yang hadir dalam kesempatan tersebut menyebutkan jika keadaan seperti ini bisa saja akan menjadi klaster baru dalam penularan virus Covid-19. 

Bukan tidak mungkin apabila kita melihat keadaan ini, semua pada sibuk berdesak-desakan untuk mengantarkan jagoannya mendaftarkan diri sedangkan protokol Covid-19 dilalaikan.

"Ya semoga saja tidak menjadi klaster baru dalam penularan Covid-19 di kota Mataram," Ujarnya.

"Semua terlihat menggunakan masker tapi sayang tidak dilengkapi dengan Social Distancing, maka sama saja artinya dengan bohong," tandasnya.


(SS-04)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense