SMKN 1 Kotaraja Ciptakan Alat Siram Tanaman Otomatis

Selong, suaraselaparang.com - Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kotaraja Kecamatan Sikur, berhasil menciptakan alat siram tanaman otomatis.

Kepala Sekolah SMKN 1 Kotaraja Salman, ST. M.Pd., menyampaikan alat tersebut dinamakan KASO (Kotaraja Alat Siram Otomatis). Alat siram otomatis ini bisa dikontrol melalui HP dengan menginstal aplikasi Arduino Bluetooth Controller dari Playstore. Alat tersebut dihubungkan ke mesin air, sehingga mesin air tersebut bisa menyala dengan di kontrol lewat HP. Aplikasi ini masih menggunakan bloetooth sehingga jangkauan kontrolnya masih tidak terlalu jauh. Sehingga, ke depan akan dikembangkan menggunakan internet supaya jarak kontrolnya bisa mencapai jarak yang lebih jauh.terangnya ketika ditemui suaraselaparang.com, Selasa (2/8/2020).

Salman, merincikan setelah instal aplikasi melaluli playstore, aplikasi tersebut kemudian di setting di HP  dan HP bisa langsung berfungsi sebagai alat kontrol untuk menyiram. Sehingga, ketika akan menyiram cukup lewat HP dengan menekan tombol On/Off  maka alat otomatis menghidupkan mesin air yang ada. Alat tersebut akan di perjual belikan. Untuk sementara alat ini di patok dengan harga 1 juta rupiah.

“Sementara ini kita siapkan alatnya 5 unit dulu sesuai dengan permintaan. Karena, sudah ada 5 orang yang pesan. Baik itu yang pesan lewat WA maupun lewat facebook,” ucapnya.

Ia menambahkan pihaknya akan terus melakukan pengembangan alat tersebut, kedepan alat tersebut akan dilengkapi dengan sensor PH. Sehingga, ketika PH tanah berkurang maka alat ini akan langsung menyiram atau akan ada laporan ke HP bahwa tanah sudah butuh air untuk PH normal. Selain itu, juga akan kita tambahkan dengan sensor suhu. Sehingga, apabila suhu tanah sudah agak tinggi, maka tentunya butuh penyiraman, butuh air maka akan ada laporan ke HP bahwa alat ini akan menyiram tanaman atau lahan yang panas disekitar alat tersebut dipasang. 

Salman melanjutkan, ketika nanti alat ini menjadi barang produksi industri maka tentunya siswa-siswa yang membuat alat tersebut akan langsung memperoleh hasilnya. Alat tersebut merupakan inovasi dari siswa jurusan ATPH (Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultira) yang bekerja sama dengan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). 

Kedepannya unit-unit otomotif dan kompetensi yang ada disini semuanya  didorong untuk berinovasi, Sehingga masyarakat akan lebih tertarik menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Kotaraja. Karena, menurut Salman siswanya masih sedikit yaitu sekitar 509 siswa. 

Terakhir Salman berencana akan membangun Sister School yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi NTB dengan mencoba kerjasama dengan sekolah-sekolah yang sudah lama dan maju.  

“Karena, kita fokusnya pada jurusan Pertanian, Agribisnis, Agronomi, maka kita akan kerjasama dengan SMK Negeri 1 Sakra, SMK PP Negeri Mataram dan SMK Negeri 1 Kuripan, yang bisa jadi Sister School kita” tutupnya.


( SS-03 )

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense