Suami Meninggal dan Tak Punya Pekerjaan, FML Bersolidaritas Membantu Nenek Ungguh dan Anaknya Yang Terkapar Sakit

Selong, suaraselaparang.com - Di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Nenek Ungguh beserta anaknya Hamid yang sedang terkapar sakit harus terpaksa berjuang bertahan hidup di tengah segala keterbatasan yang ada.

Nenek Ungguh yang sudah berusia 60 tahun lebih itu tidak memiliki pekerjaan apapun. Memenuhi kebutuhan sehari-hari pun hanya berharap dari belas kasih dan sumbangan dari tangan-tangan Tuhan yang berkenan membantun. Suaminya juga sudah lama meninggal dunia, kini nenek Ungguh hanya tinggal berdua dengan anaknya Hamid yang sedang terkapar sakit di rumah yang kecil dan seadanya saja.

Hamid yang beranjak dewasa itu tidak bebas pergi kemana-mana akibat penyakit yang dideritanya sejak kecil. 

"Hamid tidak bisa jalan, ia hanya bisa terbaring tidur dengan kondisi yang begitu (penyakit Hamid), Hamid hanya bisa mengenakan korsi roda jika ingin  kemana-mana," Ucap nenek Ungguh menangis saat ditemui teman-teman Forum Mahasiswa Lombok Timur (FML) ketika hendak menyalurkan bantuan, Minggu (06/09/2020)

Lantas kekurangan tersebut bukan menjadi sebuah penghambat, "bagi saya ini adalah rahmat dan saya tetap bersyukur," Celetuk Hamid dengan senyum penuh makna.

Warga setempat kepada suaraselaparang.com juga membenarkan jika nenek Ungguh dan Hamid anaknya tak punya sumber penghasilan tetap. Mereka hanya bisa menunggu belas kasih dan sumbangan dari orang-orang yang berkenan," ucap ibuk Ulya tetangganya Nenek Ungguh.

"Dari pemerintah juga kadang-kadang mereka dapat bantuan kadang-kadang juga tidak sama sekali," Bebernya.

Saat dikonfirmasi bersamaan, Ketua Forum Mahasiswa Lombok Timur (FML), Rahmat Alfiandi saat memberikan sejumlah bantuan sembako mengatakan jika kita sebagai manusia sosial pasti akan merasa tersentuh  ketika melihat ada keluarga saudara kita yang mengalami kesulitan, seperti nenek Ungguh.

Maka kami dari FML hadir di sini sebagai bentuk solidaritas kita bersama untuk membantu nenek Ungguh. "Alhamdulillah dua hari kami melakukan galang dana turun ke jalan di setiap lampu merah di Selong dan hasilnya juga cukup untuk membantu apa yang sekiranya menjadi kebutuhan nenek Ungguh dan Anaknya Hamid" Ujarnya saat penyerahan bantuan, Minggu (06/09/2020)

"Kami berharap pemerintah lebih geliat memperhatikan orang-orang yang seperti ini, kami yakin masih banyak nenek Ungguh nenek Ungguh lainnya yang butuh bantuan kita," Ujarnya.

Harapan yang senada juga dilontarkan oleh Ketua Divisi Sosial Masyarakat (Sosmas) FML Tutty Alawiyah Sabani. Ia melontarkan harapan agar Pemerintah setempat dan Dinas yang bersangkutan lebih geliat lagi untuk memperhatikan masyarakatnya yang membutuhkan bantuan, seperti nenek Ungguh. Begitupun dengan masyarakat yang sekiranya memiliki rezeki lebih agar memperhatikan beliau (Nenek Ungguh, red)," harapnya.

"Karena bagi teman-teman di FML hal tersebut menjadi tugas bersama untuk sama-sama saling membantu" Lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Segenap pengurus dan Anggota  FML juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Lombok Timur yang ikut serta berpartisipasi memberikan sumbangan kepada nenek Ungguh melalui donasi yang disalurkan melalui FML. 

Red-SS

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense