Tahun 2020 Tingkat Kematian Ibu dan Bayi di Lotim Masih Dalam Trend Meningkat.

Selong, Suara Selaparang - Angka kematian Ibu melahirkan dan bayi berusia 0-30 hari di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), pada tahun 2020 mencapai angka 188 kematian ibu dan bayi. Angka tersebut lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lotim, dr Sofiyati mengatakan, angka kematian ibu  melahirkan pada tahun 2020 sebanyak 27 kematian, dan 161 merupakan kematian bayi berusia 0-30 hari. 

"Angka kematian ibu dan anak akan lebih tinggi dari sebelumnya. Pasalnya sampai dengan bulan Agustus tahun ini sudah mencapai angka 188 kematian, " ucapnya kamis (24/09). 

Pada tahun 2020, kata Sofiyati, kematian ibu melahirkan sebanyak 29 kematian, dan kematian anak pada usia satu bulan pertama mencapai angka 159 kasus. Hal tersebut membuktikan bahwa kasus kematian ibu dan anak lebih tinggi dari tahun sebelumnya. 

Dikatakannya, penyebab kasus kematian pada ibu melahirkan paling banyak ditemukan karena mengalami pendarahan, dan hipertensi saat kehamilan. Sedangkan kasus kematian pada anak pada usia satu bulan pertama,  dikarenakan pada proses persalinan mengalami kegawatan melahirkan. 

"Penyebab kasus kematian ibu dan bayi dari tahun ke tahun tetap sama," katanya. 

Lonjakan kasus kematian ibu dan bayi terjadi pada bulan Maret, dimana saat itu aktifitas posyandu ditutup. Sehingga pelayanan terhadap sasaran sangat minim, pihak kesehatan hanya bisa melakukan kontak dengan sasaran dengan kunjungan ke rumah pasien. 

"Posyandu ditutup sehingga menyebabkan pelayanan kepada sasaran untuk meminimalisir kematian pada ibu dan anak sangat minim," tutupnya.

Red-SS

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense