Tingkatkan Strategi Pembelajaran PAI, KKG PAI Kecamatan Montong Gading Adakan Bimtek.

Selong, suaraselaparang.com - Dalam rangka meningkatkan strategi pembelajaran Pendidkan Agama Islam ( PAI ) pada masa pandemi Covid-19, Kelompok Kerja Guru  ( KKG ) PAI kecamatan Montong Gading melakukan Bimtek  Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ ), Selasa ( 8/9/2020 .

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 10 Montong Betok kecamatan Montong Gading yang di ikuti oleh semua guru PAI SD yang ada di kecamatan Montong Gading dan hadiri oleh Pokjawas PAI Lombok Timur yang sekaligus sebagai pemateri.   

Ketua KKG PAI kecamatan Montong Gading H. Sunan Wadi, S.Pd.I menyampaikan pentingnya bagi guru PAI mengikuti kegiatan ini sebagai bekal untuk meningkatkan strategi pembelajaran jarak jauh di masa new normal life. 

“Guru PAI itu paling tidak memiliki 3 kompetensi yaitu Kompetensi intelektual, spiritual dan sosial. Nah sekarang ini kompetensi sosial yang harus sering dilakukan yaitu dengan mengunjungi rumah siswa untuk memberikan materi pelajaran” ucapnya.

H. Sunan Wadi berharap supaya kegiatan ini bisa untuk memajukan kinerja guru PAI dan bisa melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh dengan lebih efektif.

Sementara itu anggota TIM POKJAWAS PAI Lombok Timur Sadni, S.Pd.I.  dalam sambutannya menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan secara menyeluruh di Lombok Timur. Dimana Pokjawas PAI yang ada, di bagi menjadi tiga tim. Ditambahkannya selaku Tim 2, ia sudah mensosialisasikan tentang Pembelajaran Jarak jauh  ( PJJ ), pengisian data EMIS dan Sistem informasi Guru Agama ( SIAGA ) di beberapa kecamatan. 

“Kami selaku Tim 2 sudah melakukan pertemuan yang dimulai di kecamatan terara, sikur, labuhan haji, sukamulia, suralaga dan terakhir hari ini di montong gading dalam rangka mensosialisasikan PJJ, EMIS dan SIAGA ” terangnya.

Ia menambahkan materi yang akan disampaikan yaitu Tentang petunjuk teknis berupa perencanaan pembelajaran pendidikan Agama Islam di sekolah pada masa kebiasaan baru.

Disamping itu prinsip pembelajaran yang diterapkan dimasa covid-19 yaitu tidak membahayakan peserta didik, tidak membahayakan guru dan tidak membahayakan kelauarga.

“Dalam PPJ silahkan bapak ibu/guru mengajar secara realistis sehingga diharapkan anak itu walaupaun pembelajaran jarak jauh mampu untuk menyerap materi pembelajaran yang kemudian untuk diamalkan” tutupnya. 

( SS-03 )

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense