Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah Sidak Ke PT. Lombok Mulya Jaya (LMJ).

Praya, Suara Selaparang - Pemuda Pancasila (PP) mengadukan Pabrik Batako Ringan PT. Lombok Mulia Jaya (LMJ) yang ada di wilayah Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah ke DPRD Lombok Tengah.

Setelah dilakukan hearing kemarin di Kantor DPRD Kabupaten Lombok Tengah yang di promotori oleh Pemuda Pancasila Kabupaten Lombok Tengah. 

Dari hearing kemarin dihasilkan kesepakatan DPRD akan turun ke lokasi Pabrik untuk mengecek kebenaran laporan dari Pemuda Pancasila tersebut.

Tepatnya pukul 10.30 Wita, rombongan dari Kabupaten Lombok Tengah tiba di lokasi Pabrik dengan pengawalan ketat yang dilakukan oleh Polsek Praya Tengah. 

Komisi III, Dinas Lingkungan Hidup serta perwakilan Pemuda Pancasila dipersilahkan masuk dan tidak lepas dari prosedur Protokol Covid-19. 

Semua peserta di terima di ruangan oleh Humas Pabrik serta karyawan-karyawan yang lain, kemudian Komisi III membuka tujuan kedatangannya. 

Komisi III meminta ditunjukkan lokasi yang terindikasi dilaporkan masyarakat terkait limbah B3, dan tempat pembuangan sampah terakhir. Berdasarkan atensi dari masyarakat, Komisi III meminta kerjasama dari pihak PT. LOMBOK MULIA JAYA (LMJ). 

Kegiatan sidak lapangan dari Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah ke Pabrik Leecon PT. Lombok Mulia Jaya di Dusun Pepekat Daya Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah terkait dengan pengelolaan limbah B3 pabrik tersebut.

Hadir Dalam Giat Tersebut, Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah, Dinas PUPR Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Perkim Kabupaten Lombok Tengah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lombok Tengah, Kapolsek Praya Tengah, Pihak PT. Lombok Mulia Jaya, Korlap dan anggota Pemuda Pancasila sebanyak 10 orang.

Adapun kegiatan Sidak lapangan yang dilakukan oleh Komisi III DPRD Kabupaten Lombok Tengah beserta Dinas terkait tersebut berdasarkan hasil kesepakatan pada waktu kegiatan hearing dari Pemuda Pancasila di kantor DPRD Kabupaten Lombok Tengah pada hari Senin tanggal 05 Oktober 2020 sebelumnya.

Massa aksi dari Pemuda Pancasila menilai bahwa pihak PT Lombok Mulia Jaya telah melakukan pembohongan publik terkait dengan pengelolaan limbah B3 dari Pabrik tersebut, dimana menurut peserta aksi bahwa terdapat limbah B3 yang ditanam oleh pihak PT LMJ di area pabrik, sehingga hal tersebut dapat menimbulkan dampak Negatif bagi Lingkungan sekitar, sehingga pada hari ini dari Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah beserta Dinas-dinas terkait melakukan Sidak lapangan terhadap PT. LMJ.

Adapun anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah beserta Rombongan diterima oleh pihak PT LMJ (sdr. Darminto) di Kantor PT LMJ, dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lombok, Andi Mardan (Teng) menyampaikan pada intinya bahwa kedatangan dari Anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah beserta Dinas terkait tersebut adalah untuk melakukan pengecekan dilapangan terkait dengan adanya limbah B3 dari pabrik tersebut yang diindikasikan melanggar aturan pengelolaan limbah dari pabrik tersebut, dan dimohon kepada pihak pabrik PT. LMJ untuk bekerjasama untuk sama-sama melakukan pengecekan terkait adanya limbah tersebut.

Selanjutnya anggota DPRD Kab. Loteng beserta rombongan didampingi pihak PT. LMJ melakukan pengecekan di lapangan, setelah dilakukan pengecekan, anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah beserta rombongan menemukan adanya timbunan limbah B3 yang sudah bercampur dengan tanah di sisi sebelah barat bangunan Pabrik.

Atas temuan timbunan limbah B3 tersebut, pihak PT. LMJ mengakui bahwa timbunan tersebut adalah limbah B3 yang sudah bercampur dengan tanah, dimana limbah tersebut sudah lama, dan pihak PT. LMJ beralasan bahwa pada waktu itu limbah tersebut tidak bisa dikirim dan dilakukan pengolahan dikarenakan perusahaan dalam keadaan ada masalah dengan pihak pengelolaan limbah di Surabaya, karena pada waktu itu Pabrik belum mempunyai penampungan limbah, sehingga limbah tersebut diletakkan di tempat temuan tersebut.

Red-SS

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense