Pengamat Politik: Pilkada Loteng Menunjukkan Keseruannya, Semua Paslon Berpeluang Unggul dan Petahana Belum Aman.

Mataram, Suara Selaparang - Pilkada Lombok Tengah Semakin Menunjukkan Keseruannya. Hal tersebut disampaikan Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Dr. Ihsan Hamid, MA.Pol, saat dikonfirmasi suaraselaparang.com, Senin, (05/10/2020) lalu.

Menurutnya, keseruan tersebut dipicu dengan keikutsertaan sejumlah figur kuat yang cukup berpengaruh di kompetisi Pilkada kabupaten Lombok Tengah. Selain itu, sejumlah figur tersebut tidak menutup kemungkinan berpeluang unggul di perhelatan politik Kabupaten Lombok Tengah di Pilkada mendatang.

"Petahana belum bisa kita katakan aman apalagi ada sejumlah figur penting di Loteng yang juga maju di perhelatan politik kabupaten Lombok Tengah. Misalnya seperti figur Lale-Sumum, Masrun-Habib, Ziadi-Aswatara itu bisa dikatakan orang-orang yang memeiliki pengaruh besar di Loteng," jelasnya.

Kalau melihat peta politik Lombok Tengah, memang pasangan Independen ini yang harus lebih banyak berjuang, yang namanya independen tentu irisan logistiknya masih perlu dimaksimalkan lagi," lanjut Pengamat Politik UIN tersebut.

Ihsan Hamid sapaan akrabnya juga menerangkan lebih lanjut memang harus diakui jika petahana sudah memiliki logistik yang cukup memadai, paling tidak dukungan parpol dan sumber daya yang mendukung secara bersama-sama cukup banyak.

Kalaupun berbicara peluang kemenangan, semua memeiliki peluang, akan tapi kalau dipresentasikan memang ada di beberapa paslon, sebut saja misalnya di Fathul-Nursiah, Lale-Sumum, Masrun-Habib. Menurutnya sejumlah paslon tersebut merupakan figur yang bisa dikatakan orang-orang kuat dan penting di Lombok Tengah.

Akan tetapi memang yang paling menentukan selain dari dukungan Partai, sumber daya yang banyak, konsolidasi tim dan manajerial tim yang baik adalah finishingnya. Finishing di sini adalah bagaimana kemampuan memanfaatkan logistik yang dimiliki untuk meyakinkan dan memastikan suara pemilih ke dia.

"Saya rasa untuk kekurangan di masing-masing paslon tentu tidak bisa kita pungkiri. Semua paslon memiliki kekurangan masing-masing, baik dari segi manajerial tim dan konsolidasi tim. Akan tetapi yang paling penting saya lihat adalah isu, artinya siapa yang mampu memainkan isu itu yang akan mampu jadi pemenang juga. Tentu isu juga mesti dibarengi dengan logistik," ujarnya.

Menurutnya sejauh ini yang bagus memainkan isu adalah pasangan dari Ziadi-Aswatara sedangkan paslon yang lain ini masih belum banyak. Karena kalau dilihat pasangan Ziadi-Aswatara ini sudah menyisir pemilih menengah ke atas yang melek tekhnologi dan media sosial. 

Selain media, Ziadi-Aswatara juga bisa memanfaatkan penguasaan wilayah dengan gelar kebangsawanan yang disematkan, apalagi di Loteng itu bisa dikatakan itu sangat berpengaruh, di Lale juga bisa berpengaruh, nah justru di sini petahana Fathul-Nursiah tidak bisa mengekspos itu terlalu jauh karena tidak ada nama kebangsawanan yang tersemat, "tutupnya.


(SS-AD)

0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post

Adsense