DIT Resnarkoba Polda NTB Berhasil Gagalkan Pengiriman Narkoba Saat Pilkada.

Mataram, Suara Selaparang - Dihari puncak pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), masih saja ada oknum yang melakukan transaksi barang haram Nakoba, beruntung pihak kepolisian selalu sigap menanganinya, sehingga barang haram tersebut tidak jadi beredar di NTB.

Team Opsnal Narkoba Polda NTB bersama Team Sus dan Team OPS Polresta Mataram berhasil menangkap BP (27) karena yang bersangkutan kedapatan menguasai narkotika jenis ganja, Pelaku BP(27) di ketahui berasal dari Perumahan Sexofon Land No 18 Kelurahan Jatimuliyo Kecamatan Lowok Waru Kabupaten Malang.

BP (27)  diamankan petugas di salah satu kantor jasa pengiriman barang yang ada di Lingkungan Karang Sukun Kelurahan Mataram Timur Kecamatan Mataram Kota Mataram, pada Rabu (9/12). Petugas menangkap BP (27) karena  kedapatan menguasai, membawa Narkotika jenis tanaman Ganja  yang di kirim melalui via jasa pengiriman barang. 

Penangkapan BP berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian dari masyarakat yang curiga terhadap paket yang dikirim melalui jasa pengiriman barang tersebut.Berdasarkan informasi tersebut tim ops melakukan pengembangan dan melakukan pengintaian di lokasi TKP selanjutnya tim ops menggeledah paket yang dikirim melalui kantor jasa pengiriman barang tersebut jelas AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE, S.I.K, (10/12). 

Lanjut oleh Md Yogi katakan bahwa Pada saat penggeledahan beberapa orang yang ada di jasa pengiriman barang tersebut turut menyaksikan oleh petugas ditemukan 1 Bungkus paket yang diduga berisi Narkotika jenis tanaman Ganja.

Kemudian Petugas mengamankan pelaku beserta beberapa barang buktinya, yakni 1 Bungkus paket yang diduga Narkotika jenis ganja dengan berat brutto 1 kg, Uang tunai Rp. 200.000,  2 Unit Handphone Merk Iphone, 1 unit mobil toyota warna putih merk Agya dengan No.Pol DR 1569 XW.

Pelaku kini sudah diamankan petugas di Mako Polda NTB  dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. 

Dan juga  terancam dijerat dengan Pasal 111 ayat (1) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. 


(SS-IBN)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo