Kawanan Pencuri Mesin Air Disergap Tim Puma Polres Lombok Tengah.

Lombok Tengah, Suara Selaparang - Tim Puma Sat Reskrim Polres Loteng bersama kanit reskrim praya barat daya hari ini Senin 14 Desember 2020 sekitar pukul 13.30 wita sampai dengan selesai berhasil menangkap 2 orang pelaku curat.

Berdasarkan Laporan : LP/29/XII/2020/NTB/Res.Loteng/Sek.Prabarda, tanggal 14 desember 2020 Tim Puma polres lombok tengah langsung bergerak mencari tau keberadaan 2 orang pelaku yang sudah dikantongi identitasnya. 

Tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di Dusun Tuduh, Desa Teduh Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah.

Korban atas nama Jumadil Awal, S.Pd. yang sekaligus merupakan Kepala Desa Teduh Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok tengah.

Adapun pelaku curat tersebut masing-masing adalah Zakaria yang beralamatkan di Batu belah Dusun Tuduh Desa Teduh Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok tengah.

Wawan Budi Karta yang beralamatkan di Dusun Montong Muntik Desas Teduh Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok tengah. 

Barang bukti (BB) yang diamankan dari kedua tangan pelaku adalah 1 unit mesin air merek Kubota 90 PK warna orange.

Kronologis kejadiannya adala Senin tanggal 14 Desember 2020, sekitar pukul 01.30 Wita pada saat masyarakat sedang mengadakan ronda malam.

Masneng dan Satar yang kebetulan malam itu sedang mengadakan ronda malam melihat beberapa orang sedang membuka dan mengeluarkan mesin penyedot air merek Kubota warna orange milik kelompok tani Batu Belah Makmur yang dipinjam pakai kepada masyarakat untuk menyedot air.

Setelah para pelaku berhasil mengeluarkan selanjutnya tiga orang pelaku yang sudah dikenal oleh saksi masing-masing bernama Zakaria, Wawan Budi Karta dan Alam dilihat oleh saksi langsung mengangkat mesin tersebut kearah timur menyusuri jalan menuju ke arah Desa Pelambik dengan cara di pikul memakai potongan bambu.

Setelah berjalan kurang lebih 300 meter para pelaku menyembunyikan mesin penyedot air tersebut disaluran irigasi dan ditutupi dengan menggunakan jerami serta daun pohon.

Setelah ditutup kemudian semua pelaku langsung pulang, selanjutnya saksi langsung memeriksa mesin yg ditaruh dan ternyata benar mesin tersebut yg diambil dari tempat rumah mesin yang ada dipinggir jalan Dusun Tuduh.

Atas kejadian ini pihak kelompok tani mengalami kerugian sebesar Rp 17.000.000 (tujuh belas juta rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Praya Barat Daya Polres Lombok Tengah.

Dari informasi masyarakat dan keterangan saksi-saksi Kemudian tim langsung bergerak menyergap kedua pelaku yg sedang berada di rumahnya dengan tanpa perlawanan. 

Selanjutnya terhadap kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Praya Barat Daya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 


SS-MH

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo