Phalonk Raih Penghargaan The Best Art Work III dalam pameran Lukisan Internasional Tinale Multi Frame.

Foto : Lukisan genre Naivism berjudul Romance karya Phalonk

Lombok Timur, Suara Selaparang - Lukisan bergenre Naivism yang berjudul "Romance" karya perupa muda lombok Timur Saparul Anwar atau yang akrab disapa Bang phalonk raih penghargaan karya terbaik ke-III pada event pameran lukisan internasional  trinale multi frame yang dilakukan secara virtual. 

Acara pameran lukisan internasional nergengsi yang diselenggarakan tiga tahunan itu  kini mengangkat tema "Bringing diversity into harmony in virtual world ", pameran ini melibatkan peserta dari 16 negara lintas benua.

Kabar gembira penghargaan tersebut disampaikan Bang Phalonk ke suaraselaparang.com pada sabtu (19/12/20), ia juga menuturkan bahwa sebenarnya dirinya diundang, tapi dengan dirinya diundang untuk mengikuti pameran tersebut dan tentu hal itu adalah suatu kebanggaan baginya. Walhasil phalonk menyabet gelar Karya Terbaik ke III diajang internasional itu.

"Diundang di Ajang pameran Internasional Membuat saya lebih bersemangat dalam dunia seni rupa yang saya geluti dan tentunya mendorong agar saya lebih produktif dalam berkarya sehingga eksistensi dalam dunia seni rupa itu semakin jelas dan bisa menghidupkan ekosistem seni rupa yang ada di NTB". Tutur perupa Asal Desa Lendang Nangka ini.

Phalonk berharap  kepada para perupa NTB khususnya lombok untuk terus bersama sama bangkit dan mengembangkan kesenian terutama dalam seni rupa NTB karena mau tidak  mau sebentar lagi kita akan bersaing dengan para perupa luar daerah yang sudah mulai melirik NTB, hal tersebut tentu juga sebagai dampak multiplayer effect dari gelaran Moto GP mandalika yang rencananya dihelat Tahun 2021 mendatang.

"Harapan saya, NTB sendiri bisa menjadi jantung seni  rupa indonesia oleh karena itu saya ingin mengajak agar para perupa NTB untuk tetap semangat, baik yang baru mulai menggeluti dunia seni rupa maupun yang sudah profesional, karena saya yakin proses tak akan menghianati hasil dan hanya kekayaan intelektual yang membedakan kita dengan yang lainnya". Pungkasnya.

Dalam Pameran multi frame itu juga ikut serta  beberapa seniman kondang indonesia sekaligus maestro dan senior perupa yang juga masih senior saparul Anwar bernama NASIRUN dan DONA ARISUTA.


Red-SS

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo