Polda NTB Siapkan 6.482 Personil Amankan Pilkada 2020.

Mataram, Suara Selaparang - Mengingat pelaksanaan pemungutan suara Pilkada serentak di NTB tinggal hitungan hari, untuk itu Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Apel Serpas Pasukan PAM di Lapangan Gajah Mada Polda NTB jalan Langko Kota Mataram, Jumat (4/12). 

Apel Tersebut dalam rangka persiapan pengamanan pemungutan suara pada Pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang, dengan  menurunkan Sebanyak 962 personil berbaris dilapangan Gajah Mada Polda NTB kala itu, personil tersebut dipersiapkan untuk melakukan pengamanan diseluruh TPS yang melakukan pemungutan suara disetiap Kabupaten yang akan melakukan Pilkada di NTB.

Personil yang disiapkan Polda NTB ini merupakan personil tambahan untuk Polres jajaran Polda NTB yang akan menghadapi pemungutan suara 9 Desember nanti, sementara Polres yang tidak ada Pilkadanya seperti Lobar dan Lotim anggotanya di tarik ke Polda untuk diterjunkan dalam pengamanan Pilkada tahun 2020, dengan jumlah personil yang disiapkan Polda NTB dan personil yang akan di terjunkan Polres jajarannya, maka Polda dan jajaran menerjunkan 6.800 personelnya.

Kapolda NTB selaku pimpinan apel pagi tadi memberikan himbauan, penekanan sekaligus perintah untuk semua personel Kepolisian yang akan bertugas di lapangan pada saat pelaksanaan pemungutan suara nanti dengan harapan Kapolda agar semua anggotanya bekerja maksimal pada Pilkada kali ini.

Dengan tegas Kapolda memberi perintah kepada semua anggota Kepolisian yang ada di NTB untuk menjunjung tinggi tugas dan fungsi pokok Kepolisian, bahkan dalam melaksanakan tugas agar tidak tebang pilih apabila menemukan pelanggaran, jika ada anggota yang ditemukan membela dan mengambil keuntungan dari proses Pilkada, Kapolda tidak segan untuk memecatnya bahkan akan memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap personel tersebut.

Ditegaskan lagi bahwa semua anggota yang bertugas di lapangan ditekankan agar memahamai tugas dan fungsinya di lapangan, mereka ditegaskan agar mengenali lingkungan tempat mereka di tugaskan.

"Kita harus All Out memberikan pelayanan kepada masyarakat, bila perlu kondisi disekitar kalian bertugas harus dicatat, nomor HP Petugas Disana catat juga, bahkan pekerjaan Ketua PPS juga harus di catat, pokoknya segala sesuatu yang ada disana catat, ini semua sebagai upaya menciptakan Pilkada yang bersih," ungkapnya.

Sebagai leading sektor dalam keamanan di negara ini, semua di minta tegas dalam menegakkan hukum di lapangan, jika terdapat kecurangan dalam Pilkada, Kapolda juga meminta anggotanya untuk melaporkan kejadian itu melalui aplikasi Polisiku yang di siapkan Polda.

"Segala perintah yang diucapkan Kapolda berlaku untuk semua jajaran, walaupun kalian pangkatnya Tamtama harus berani tanya ke komandan nya apa tugas kalian di lapangan, jika dia tidak merespon silahkan adukan mereka lewat aplikasi yang disiapkan, nomor HP saya juga ada silahkan adukan ke saya," tegasnya.

"Sebagai lembaga yang terdepan dalam segala hal, petugas yang hendak di kirim ke setiap TPS terlebih dahulu di rapid tes, untuk memastikan semua personil yang diterjunkan tidak ada yang terjangkit Covid-19, jika ada yang terjangkit maka mereka tidak akan kami kirim ke lokasi, kami akan ganti dengan anggota yang lainnya," jelas Kapolda saat Apel (4/12). 

Untuk pengamanan disetiap TPS, pihaknya akan menaruh maksimal 2 orang personil, sementara untuk memastikan berjalannya Pilkada yang aman dan sesuai dengan harapan, semua personil yang bertugas di bekali dengan uang saku dan uang makan dan juga obat-obatan + vitamin.

Kapolda berharap semua anggotanya kembali dengan sehat dan selamat setelah pilkada selasai untuk itu dia perintahkan pejabat Polda yang menangani logistik untuk langasung memberikan bekal secepat mungkin, perintah Kapolda.

Terkait  mengenai segala macam kemungkinan di lapangan seperti, serangan pajar atau kecurangan lainnya pihaknya akan menerjunkan personil kelapangan dua hari sebelum hari pencoblosan di laksanakan hal tersebut untuk mengantisipasi pelanggaran dan kecurangan yang mungkin terjadi di lapangan.

"Jika ada ditemukan agar langsung melaporkan kejadian itu melalui aplikasi yang kami siapkan dan akan kami tindak tegas terhadap pelanggar itu," tutupnya.

(SS-IBN)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo