Polres Lobar Berhasil Mengungkap Kasus Prostitusi di Batulayar.

Lombok Barat, Suara Selaparang - Unit PPA Sat Reskrim Polres Lobar di Backup Tim Puma Res Lobar, berhasil mengamankan seorang terduga pelaku prostitusi pada sebuah Spa di jalan raya Senggigi Desa Batu Layar Kec. Batu Layar Kab. Lobar, Kamis (24/12).

Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Dhafid Shiddiq, S.H.S.I.K., yang memimpin langsung dalam penangkapan ini mengatakan praktek prostitusi ini berkedok menyediakan tempat massage tradisional dan lulur. 

"Terduga pelaku seorang perempuan berinisial KA, usia 36 tahun, warga Desa Batulayar, Kecamatan Batulayar,” ungkapnya.

Sedangkan korban Mr K, asal. warga Lingsar Kec. Lingsar Kab. Lobar dan Mrs L perempuan alamat Desa Batu Layar Kec. Batu Layar Kab. Lombok Barat Pengungkapan berawal dari informasi yang diperoleh oleh tim unit PPA sat reskrim Polres Lobar.

"Bahwa di Mesyha Spa selain menyediakan tempat massage tradisional dan lulur juga memudahkan atau memberikan kesempatan kepada para tamu untuk melakukan perbuatan prostitusi,” jelasnya.

"Dimana KA yang berperan selaku mucikari mematok tarif sebesar Rp. 125.000,- (seratus dua puluh lima ribu) rupiah, Bila tamu ingin melakukan hubungan seksual dengan terapisnya, maka dikenakan tarif sebesar 500.000, (lima ratus ribu rupiah),” ucapnya.

Sedangkan untuk tekhnis pembayaran, sebagian langsung dibayarkan kepada terapisnya dan sebagian dibayarkan oleh tamu yang datang, dengan cara ditransfer ke nomor rekeningnya KA. Menindaklanjuti dari laporan informasi tersebut, unit PPA Sat Reskrim Res Lobar dibackup oleh tim Puma, langsung mengamankan KA. 

"Selain KA, juga diamankan seorang laki-laki, yang sedang melakukan hubungan seksual dengan seorang trapisnya (pelayan SPA). Selanjutnya terduga pelaku beserta Barang Bukti langsung dibawa ke Polres Lobar untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu buah kondom belum terpakai, satu buah kondom telah terpakai yang berisi sperma, seprai, bantal dan guling, BH, celana dalam, kemudian uang sejumlah Rp. 798.000,-, 1 buah buku tamu, kemudin 3 lembar bukti transfer, 1 buah ATM Bank BRI dan 1 buah ATM Bank CIMB, terhadap pelaku prostitusi KA dijerat dengan pasal 296 jo 506 KUHP,” tutupnya. 

(SS-IBN)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo