Hantar Keluarga Yang Sedang Sakit ke RSUD, Kendaraan Warga Dirampas Debt Collector.

Lombok Timur, Suara Selaparang - LSM KASTA NTB DPD Lombok Timur, menyayangkan perilaku oknum Debt Collector yang melakukan perampasan terhadap salah seorang masyarakat yang sedang melakukan perjalanan menghantarkan keluarganya yang sakit menuju RSUD Dr. R. Soedjono Selong, karena ulah Debt Collector tersebut, warga yang sakit di kabarkan semakin parah. Rabu, (6/1/2020).

Seperti yang dikatakan Ketua Kasta Lotim, Daur Tasalsul, S.H., .M.H., "Kami pertanyakan kapasitas serta wewenang dari oknum Debt Collector untuk melakukan perampasan dan mengeksekusi unit kendaraan yang statusnya masih dalam kredit, setahu kami persoalan kreditur dan debitur melakukan wanprestasi, maka satu-satunya jalan adalah dengan mengajukan gugatan wanprestasi pada peradilan umum dalam hal ini Pengadilan Negeri, padahal unit jaminan kredit tersebut hanya dapat di eksekusi dan disita berdasarkan putusan pengadilan". 

Karena hal tersebut, kami dari Kasta NTB DPD Lotim sangat menyayangkan kejadian tersebut dan mempertanyakan apa upaya dari Aparat Penegak Hukum dalam lingkup wilayah hukum Lombok Timur untuk menyelesaikan dan memberikan efek jera kepada oknum-oknum tersebut, sehingga kedepannya tidak terulang permasalahan yang serupa. 

Lebih lanjut Daur menegaskan bahwa Kasta NTB DPD Lombok Timur menghimbau kepada masyarakat agar tidak cepat menyerahkan unit kendaraan kredit kepada siapapun tanpa putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum mengikat. 

"Mohon untuk diperhatikan dan menjadi persoalan besar yang harus diselesaikan oleh Aparatur Penegak Hukum, khususnya di lingkup wilayah hukum Kepolisian Resort Lombok Timur agar masyarakat tidak lagi menjadi korban berikutnya, terlebih di masa-masa pandemi seperti ini." Tulis Daur dalam siaran persnya ke Media ini.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun redaksi, aksi perampasan tersebut terjadi sekitar Pukul 09.00  WITA pada hari selasa tanggal 05 Januari 2021, bertempat di RSUD Doedjono Selong, adapun korban aksi perampasan kendaraan bernama Jum'as tahun yang saat itu mengantarkan Inaq Ana tahun yang merupakan keluarganya yang sedang sakit, Jum'as (laki-laki 30 tahun) berasal dari Gili Beleq, Desa Pare Mas Kecamatan Jerowaru dan Inaq Ana (perempuan, 36 tahun) juga berasal dari Gili, Desa Pare Mas Kec. Jerowaru Kabupaten Lombok Timur.


Red-SH

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Adsense

Promo