9 Kecamatan Rawan Peredaran Narkoba, BNNP NTB Dukung Penuh Pembangunan Kantor BNN Di Lombok Timur.



Lombok timur, Suara selaparang-- Sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Lombok Timur ternyata masih rawan menjadi zona peredaran Narkoba. Maka dari itulah, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB terus memantau ke sembilan Kecamatan tersebut.


Adapun kecamatan yang di maksud ialah antara lain, Keruak, Aikmel, Masbagik, Selong, Sukamulia, Pringgabaya, Sikur, Terara dan Labuhan Haji.


“Dari kecamatan-kecamatan tersebut sering dilakukan penangkapan, termasuk bandar Narkoba dari kecamatan yang dimaksud,” ucap H. Nur Racmat, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN NTB ketika melakukan pembimbingan di Kantor Lurah Pancor, Kecamatan Selong. (30/3)


Melihat kondisi Lotim yang demikian, menurutnya sangat tepat jika di Lotim bisa dibangun kantor BNN untuk wilayah Kabupaten. Bahkan, pihaknya sudah melihat Lotim sebagai calon terkuat agar BNN membangun kantor disana.


“Lotim adalah calon kuat untuk membangun kantor BNN karena dilihat dari kesiapannya. Dan kami dari BNN NTB sangat mendukung penuh pelaksanaan pembangunan kantor itu,” ulasnya.


Maka dari itu, pihaknya terus melakukan pembimbingan dan pendampingan kepada pencandu yang berasal dari kecamatan tersebut. Supaya nantinya zona merah di kecamatan itu, dapat dirubah menjadi zona hijau.


Selain itu, kata Racmat, pihaknya tidak hanya terfokus melakukan kegiatan sosialisasi. Namun ia mengatakan, BNN NTB juga konsisten melakukan pendekatan rehabilitas kepada para pecandu yang berasal dari berbagai titik wilayah rawan di Lotim.


Tentunya hal tersebut menurutnya sudah sesuai dengan acuan aturan Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.


“Pada dasarnya kami melakukan pencegahan, perlindungan, serta menyelamatkan Bangsa Indonesia dari penyalahgunaan Narkotika,” terangnya. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor