Tingkatkan Literasi Anak Madrasah, INOVASI Gandeng IAIH NW Pancor Melalui Porgram "MAULANA"


Lombok Timur, Suara Selaparang - Guna meningkatkan dan memperkuat kapasitas literasi anak-anak Indonesia, tim Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) menggandeng Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan (IAIH NW) Pancor. Dalam hal ini, program yang dikembangkan bernama Madrasah Unggul Anak hebat (MAULANA).

Untuk diketahui, program INOVASI merupakan kemitraan antara pemerintah Indonesia dengan Australia yang berfokus untuk memberbaiki pola literasi bagi anak-anak di Indonesia.

Untuk merealisasikan program tersebut, INOVASI membutuhkan mitra-mitra lokal yang secara bersama-sama akan bekerja merealisasikan sasaran-sasaran tersebut. Sebagaimana di Lombok Timur, dimana  INOVASI menggandeng IAIH NW untuk mengimplementasikan program MAULANA.

Muhtar Ahmad, selaku District Coordinator INOVASI NTB, mengatakan program ini terlahir dari fakta yang saat ini terjadi, bahwa tingkat literasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih sangat rendah jika dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia.

"Pada tahun 2019 saja, tingkat baca kita di NTB ini berada di posisi kedua paling bawah setelah Provinsi Papua," ucapnya ketika melakukan sosialisasi di Kampus IAIH NW Pancor melalui virtual. (21/4/21)

Sementara untuk tingkat Kabupaten, posisi Kabupaten Lotim juga tergolong rendah di Provinsi NTB.

Hal ini tentunya akan menjadi tantangan bagi generasi penerus Indonesia, khususnya di Lotim. Untuk itulah, program kemitraan ini sangat penting untuk memperbaiki kualitas literasi anak-anak di masa mendatang.

"Literasi ini merupakan pondasi dasar bagi pendidikan. Dia sangat berpengaruh pada pola pendidikan anak-anak," papar Muhtar. 

Menurutnya lagi, meski saat ini sudah ada banyak anak-anak dengan kemampuan  membaca dan menulis, namun ada lebih banyak lagi anak-anak yang masih mengalami kesulitan.

"Kesulitan anak-anak kita dalam membaca dan menulis itu dikarenakan beberapa faktor. Seperti karena orang tuanya yang bekerja di luar negeri, keluarganya bercerai, sering mendapat kekerasan dan sebab  lainnya," sebut Muhtar.

Faktanya lain, lanjut Muhtar,  bahwa ternyata anak-anak yang mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis itu ternyata banyak di temukan bersekolah di madrasah-madrasah.

"Itulah yang kemudian menjadi dasar kemitraan ini, dimana kami hadir untuk membantu anak-anak madrasan di Lotim," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Wilayah Kementerian Agama Lotim H. Sirojuddin yang turut hadir di kegiatan sosialisasi tersebut menyampaikan apresiasinya pada program penguatan literasi dasar ini.

Pasalnya, ada banyak madrasah yang saat ini membutuhkan program untuk meningkatkan kapasitas literasinya.

"Program INOVASI ini menurut hemat saya sangat penting bagi kemajuan pendidikan kita saat ini, khususnya di madrasah-madrasah," ucap Sirojuddin.

Ia berharap agar program ini bisa berjalan terus-menerus nantinya, supaya bisa melahirkan anak-anak yang daya literasinya bisa diperhitungkan.

"Sebagai output-nya, semoga ini bisa melahirkan anak-anak dengan minat belajar yang lebih baik dan bisa memahami pembelajaran, sehingga bisa melahirkan mutu pendidikan yang baik," paparnya.

Senada dengan hal itu, Manajer dari Program MAULANA, Heri Hadi Saputra, mengatakan pada dasarnya program ini diciptakan melalui semangat juang pendiri Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI),  Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

"Ini merupakan program kerjasama kami dengan INOVASI, diturunkan untuk memberdayakan murid dan madrasah-madrasah MI yang ada di Lombok Timur," tutur Heri yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana NWDI itu.

Program MAULANA ini sendiri rencananya akan berlangsung dari tanggal 22 Februari 2021 sampai dengan 22 April 2022.

Dia berharap dalam waktu yang sudah ditargetkan itu, program MAULANA bisa berjalan secara maksimal untuk meningkatkan literasi anak-anak di Madrasah Ibtida'iyah (MI).

"Bukan hanya terfokus pada siswa, namun juga akan memberdayakan madrasah-madrasah," ungkapnya. (***)

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor