Ketua SPN Lotim Kecewa Terhadap Pelibatan Tuan Guru Dalam Pengamanan Demonstrasi.


LOMBOK TIMUR,Suara selaparang-- Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lombok Timur, Sarwin mengaku kecewa dengan pelibatan para tuan guru dalam pengamanan aksi demonstrasi pada peringatan Hari Buruh dan Hardiknas (03/05) kemarin.


Menurutnya dirinya mendukung cara-cara humanis, tapi pelibatan tuan guru oleh Polres Lombok Timur dalam pengamanan demonstrasi dianggapnya tidak bisa diterima. “Jadi saya sangat menyayangkan sikap dari AKBP Tunggul yang selalu bertameng di balik tuan guru,” katanya, (04/05/2021).


Dikatakan Sarwin pihak Polres Lombok Timur dalam mengamankan aksi demonstrasi kemarin, mestinya tetap menggunakan cara-cara kerja kepolisian yang ada. Dan harapnya tuan guru tidak dilibatkan kembali.


“Momen may day (hari buruh, red) diperingati secara internasional di. jadi terkait dengan yang kemarin, sikapi dengan wewenang yang ada. Jangan ada pelibatan tuan guru,” tegas Sarwin lagi.


Lebih jauh Sarwin meneruskan, tuan guru di tengah masyarakat Sasak memiliki tempat yang terhormat. Karena status sosial yang melekat padanya tidak bisa dimiliki oleh semua orang.


“Masyarakat Lombok, Sasak khususnya sangat mencintai tuan guru,” kata dia seraya menyatakan jika SPN Lombok Timur sendiri memperingati hari buruh dengan menggelar santunan ke anak buruh, PMI dan anak yatim. 

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor