Oknum Satpol PP yang Aniaya Wartawan Akui Kesalahan dan Diberikan Sanksi

Lombok Timur, Suara Selaparang -- Oknum anggota Satpol PP (SAP) pelaku pemukulan terhadap wartawan Indside Lombok, akhirnya meminta maaf. Dihadapan Sekda Lombok Timur dan sejumlah wartawan yang hadir, SAP menyampaikan permohonan maafnya, Rabu (05/05).

Ia mengaku menyesali sikap emosionalnya yang berujung pada pelaporan oleh korban. Adapun tindak kekerasan terjadi saat Deni ditegur karena lupa mengenakan maskernya.

Namun atas perbuatannya tersebut pemerintah daerah telah memberikan sanksi  berupa skorsing selama satu bulan. Serta insentif juga tidak bayarkan selama masa skorsing.

"Skorsing sudah mulai kami berlakukan sejak tanggal 04 kemarin. Haknya juga kami cabut selama skorsing. Artinya, yang bersangkutan tidak menerima insentif," tegas Sekda Lotim, M. Juaini Taofik.

Sementara itu, Deni Zarwandi, wartawan Inside Lombok yang menjadi korban kekerasan juga menyatakan dirinya telah memaafkan pelaku.

"Hati kecil saya sudah memaafkan pelaku. Tapi saya butuh kejelasan saja soal sanksinya. Agar ada efek jera," ucap Deni.

Dengan adanya kata memaafkan tersebut, Deni berharap agar kejadian serupa tidak diulangi lagi terlebih kepada masyarakat kecil. Dengan skorsing yang diberikan oleh pihak Satpol PP Lotim tersebut bisa menjadi efek jera bagi SAP maupun anggota lainnya agar tidak bersikap arogan. 

"Semoga ini kejadian yang terakhir kalinya terjadi di Lotim," terangnya.

Setelah mencapai kesepakatan perdamaian, ia ditemani beberapa wartawan langsung mendatangi Mapolres Lombok Timur untuk mencabut laporannya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor