Rapat Dengan Seluruh Jajaran Direksi BUMD, Bupati Akui Kondisi Sebagian BUMD Masih Belum Beroperasi Dengan Baik.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merupakan lembaga yang dibentuk untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus diharapkan berperan menjalankan serta mengembangkan perekonomian di daerah. 

Karena itu Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmy pada rapat dengan Direksi seluruh BUMD kabupaten Lombok Timur mengingatkan kontribusi BUMD yang ada terhadap perekonomian di daerah ini.

Pada rapat yang berlangsung Senin (28/6) di Ruang Rapat Bupati tersebut diakui bahwa kondisi BUMD di Lombok Timur saat ini tidak seluruhnya dapat beroperasi secara baik dan mandiri. Sebagian BUMD masih sangat bergantung terhadap aliran dana dari Pemda. 

"Belum semua BUMD dapat mandiri,” ungkap Bupati. 

Kaitan itu Bupati meminta BUMD yang memiliki kondisi prima dapat mendukung BUMD yang masih membutuhkan sentuhan. Bupati meminta seluruh pihak terkait dapat duduk bersama merumuskan formula yang tepat untuk membantu mengatasi persoalan yang dihadapi sejumlah BUMD saat ini. Formula tersebut harus dapat mengatasi persoalan manajerial maupun keuangan yang dihadapi BUMD. 

Selain itu BUMD diminta melakukan berbagai inovasi untuk menghasilkan serta mendatangkan modal guna mengurangi ketergantungan terhadap Pemerintah. Bupati menyebut beberapa BUMD yang saat ini membutuhkan dukungan seperti Selaparang Energi, PDAM, dan Selaparang Agro. 

Demikian halnya dengan  Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Selaparang Televisi yang harus melakukan transisi siaran daari analog ke digital, menyusul kebijakan nasional berakhirnya siaran analog (analog switch off) pada 2022 mendatang. Mengingat dana yang dibutuhkan untuk transisi tersebut tidaklah kecil.

Diingatkan Bupati agar penyelesaian persoalan BUMD tersebut dilakukan dalam suasana keterbukaan, untuk kebaikan semua pihak termasuk BUMD yang diharapkan dapat memberikan dukungan. 

BUMD yang termasuk dalam katagori ini adalah PT. Selaparang Finansial dan Bank NTB syariah. Sementara PD. BPR NTB juga masih dinilai belum memberikan kontribusi memadai.

Selain Direksi BUMD, rapat ini dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Asisten II Setda Lombok Timur, serta kepala Bagian Ekonomi Setda Lotim.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor