12 Napi di Lapas Kelas IIB Selong Dapat Asimilasi.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Sebanyak 12 orang narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Selong mendapatkan Asimilasi. Hal tersebut mengacu pada peraturan kementerian Hukum dan HAM RI Nomor 24 Tahun 2021 tentang pemberian asimilasi.

Kalapas Kelas IIB Selong Purniawal menjelaskan, program asimilasi tersebut merupakan program dari kemenkumham dalam rangka membantu pemerintah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Indonesia. Sebab sebagian besar Lapas di Indonesia sudah over kapasitas.

"Termasuk di Lapas Selong ini, kapasitasnya hanya 139 sedangkan isinya hari ini 340 napi, jadi untuk sosial distancing sulit kami terapkan, sehingga pemerintah melalui program ini mencegah penularan Covid-19," bebernya kepada wartawan saat di temui di Lapas kelas IIB Selong, Rabu, (7/7).

Adapun sebagian besar kasus Napi yang mendaptkan Asimilasi tersebut ialah kasus tindak kriminal umum dan tiga orang diantaranya kasus narkoba.

Kata dia, 12 Napi yang mendaptkan Asimilasi tersebut sudah memenuhi syarat, baik secara administrasi dan substansi untuk mendapatkan Asimilasi.

"Syarat untuk mendaptkan Asimilasi ini dua pertiganya itu samapai 2 Desember 2021 dan berpeeilaku baik selama menjalani tahanan di lapas, intinya tidak ada catatan merahnya," katanya.

Adapun napi yang mendapatkan Asimilasi tersebut akan tetap dipantau dan dibimbing oleh pembimbing kemasyarakatan lapas Selong selama menjalani asimilasi ditengah masyarakat.

Lebih lanjut dia mengatakan, bagi napi yang melanggar ketika menjalani asimilasi, maka Asimilasi akan dicabut kembali juga Mendapat pidanan yang baru dan menjalani sisa tahanannya.

"Pemberian asimilasi ini merupakan penghargaan bagi warga binaan karena berperilaku baik selama mereka menjalani pembinaan di lapas Selong," katanya.

Adapun, sejak bulan Januari 2021, tercatat sebanyak 47 Napi di Lapas Kelas IIB Selong yang sudah mendaptkan Asimilasi.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor