Gebrakan Transformasi, Sejumlah Perpustakaan Lotim Sabet Gelar Juara Nasional.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Sejumlah perpustakaan Desa di Lombok Timur berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi, bahkan tingkat Nasional. Sebut saja Perpustakaan Desa Sakra, Kecamatan Sakra dan Perpustakaan Desa Rempung, kecamatan Pringgasela yang berhasil meraih juara 1 Nasional pada tahun 2016 dan 2019, atau Perpustakaan Desa Kotaraja, kecamatan Sikur dan Perpustakaan Desa Embung Kandong, Kecamatan Terara yang berhasil menjadi juara tingkat Provinsi dan Juara III tingkat Nasional.

Selain antusias masyarakat setempat, keberhasilan tersebut tidak lepas pula dari dukungan dan pembinaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lombok Timur melalui para pustakawannya. Pustakawan memegang peran penting dalam pengembangan dan pengelolaan perpustakaan. Tidak heran setiap tahunnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTb melaksanakan Pemilihan pustakawan Berprestasi Terbaik. Seperti halnya tahun 2021 ini.

Tahun ini Lombok Timur diwakili L. Nasrun, yang setelah melalui penelitian administrasi dan porto folio, menjalani tes tulis kompetensi dan presentasi karya tulis dan wawancara berhasil meraih juara ke-dua dengan selisih nilai yang kompetitif dengan juara pertama. Mengangkat karya tulis berjudul “Peran Pustakawan dalam Mendukung Transformasi Perpustakaan Desa/Kelurahan di Kabupaten Lombok Timur,” laki-laki yang merupakan tim Sinergi Transformasi Perpustakaan Provinsi NTB sejak 2018 lalu ini mengangkat materi berdasarkan program nyata yang telah dilaksanakan di Lombok Timur, yaitu Perpuseru. 

Program tersebut telah berhasil mentransformasikan 35 Perpusatakaan Desa/ kelurahan. Dan transformasi ini pula yang berhasil mengangkat nama Lombok Timur ke tingkat provinsi dan nasional melalui  empat perpustakaan desa berprestasi yang disebutkan di atas.

Dijelaskan laki-laki yang merupakan Pustakawan Ahli Muda di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Timur itu, program transformasi yang dilakukan juga berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan informasi masyarakat di desa/ kelurahan.

Dengan adanya transformasi ini perpustakaan tidak sekadar menajdi tempat membaca, melainkan pula sebagai pusat belajar dan kegiatan masyarakat berbasis teknologi komunikasi dan informasi guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. 

L. Nasrun menuturkan terkait prestasi yang diraihnya pihaknya akan melakukan penelitian guna menyusun karya ilmiah untuk pengembangan perpustakaan dan peningkatan minat baca masyarakat.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor