Sanksi Pelanggar Perda Nomor 5 Tahun 2021 Dihapus.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Tak berselang lama setelah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak. Kini sanksi yang ada dalam Perda itu telah dihapus. 

Penghapusan sanksi pada Perda Nomor 5 Tahun 2021 itu lantas membuat Kepala Dinas Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Lotim, H. Ahmat merasa kecewa.

"Perda yang baru aja disahkan, yang mengatakan bagi siapa yang di ini akan didenda, hukumannya sekian. Tapi tidak ada (sanksi, Red) itu sekarang, saya kecewa dengan itu," ujar Ahmat saat ditemui diruangannya. Jum'at, (9/7).

Adapun alasan dihapusnya sanksi pada Perda Nomor 5 Tahun 2021 itu belum diketahui secara pasti. Menurutnya, kalau membuat aturan itu harus kuat sedikit.

"Aturan itu jangan dibuat untuk membuat orang jadi bingung," sebutnya.

Meskipun sanksi pada Perda Nomor 5 Tahun 2021 telah dihapus, tidak membuat keberadaan Peraturan Desa (Perdes) tentang pencegahan perkawinan anak yang telah dibuat oleh tiap-tiap desa di Lotim tidak bisa dibilang percuma. 

"Perdes itu tetap akan dilaksanakan, justru kita tidak usah mengacu kesitu (Perda, Red). Karena Perdes ini ada sanksi sosial dimasing-masing Perdes itu, saya juga akan lebih memfokuskan diri ke Perdes ini," tandas Ahmat.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor