Sekolah Harus Miliki Satgas Covid-19.

Lombok Timur | suaraselaparang.co.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur kembali mengeluarkan surat edararan nomor 003/2146/DIKBUD.I/2021 tentang pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021-2021 yang dimulai, salah satunya ialah mempersiapkan sarana protokol Covid-19.

Sekretaris Dikbud Lombok Timur, As'ad mengatakan sebelum dimulainya pembelajaran tatap muka tahun ajaran 2021-2021  yang dimulai pada tanggal 12 juli, mulai dari jenjang TK/PAUD SD dan SMP semuanya harus melakukan persiapan penerapan protokol kesehatan.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran, kalau ada sekolah yang tidak mengindahkan surat edaran tentang KBM tatap muka, maka ancamannya akan menutup sekolah tersebut hingga menerapkan prokes," kata As'ad, Jum'at (9/7).

Dalam melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, Kata As'ad hendaknya dalam KBM tatap muka bagi jenjang SMP untuk maksimal 3X60 menit, untuk jenjang SD dan TK/PAUD hanya 3X35 menit dan tidak diperkenan adanya jam istirahat atau keluar main, kegiatan ekstrakurikuler dilakukan seperlunya. Pihak sekolah juga diharapkan memastikan guru dan siswa tetap menggunakan masker, setiap kedatangan siswa juga harus melakukan cek suhu, sekolah harus mengisi ruang 50 persen dari kapasitas normal dan sekolah memastikan tidak adanya pedagang kaki lima. Siswa disarankan membawa bekal dari rumah.

"Apabila jam belajar telah berakhir supaya mengatur jam kepulangan siswa supaya tidak bergerombol dan disarankan langsung pulang kerumah," pesannya.

Dalam menjalan KBM tata muka terbatas, sekolah juga dibebankan mempersiapkan administrasi mulai dari memastikan setiap siswa yang mengikuti KBM tatap muka terbatas mendapatkan izin tertulis dari orang tua atau wali siswa, selanjutnya masing-masing kepala satuan pendidikan membuat surat pernyataan tertulis yang berisi kesiapan untuk menjalankan KBM tahun ajaran 2021-2022 yang ditanda tangani oleh kepala sekolah dan ketua komite, sekolah juga menyiapkan guru dan  peserta didik sistem shiffing.

"Untuk itu kita berharap supaya sekolah di Lombok Timur, harus membuat satgas covid-19 di sekolahnya".

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Iklan

Sponsor